[SALAH] Meletakkan Bawang di Bawah Telapak Kaki Dapat Menyembuhkan Kanker dan Malaria

Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

Informasi salah. Tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa, terapi menggunakan bawang yang diletakkan di bawah telapak kaki dapat menyembuhkan kanker dan malaria.

Selengkapnya baca di PENJELASAN dan REFERENSI.

====

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan

====

SUMBER: Facebook
https://archive.vn/k9AjE

====
NARASI:
“ONA TI ALEFIYO IDOTI KURO NI AGO ARA, idoti je ohun kan gbogi ti ohun fa ayisan ninu ago ara wa (cancer), papa ju lo, ninu kindirin,okan,Edo ati ile omo,gbogbo ago ara lapapo,ona kan leyi ti afi le yo idoti Yi kuro ninu ara wa,lai de ile Iwo San rara,. Amu alubosa ti ama nje , age pelebe si ona merin , awa fi si Abe atelese wa,awo sitokin si lati mu duro si Abe ese wa,afi sibe di aro ojokeji, alubosa yio ti fa gbogbo idoti Yi Jade kile to mo. Oye ki amose ni emeji losu. (Aye wa fun ibere)”

(Terjemahan Bahasa Indonesia)
CARA MENGHILANGKAN RACUN DARI DALAM TUBUH
Racun adalah penyebab utama kanker yang masuk ke dalam tubuh terutama pada bagian ginjal, jantung, hati, dan rahim. Ambil bawang merah yang bisa dimakan, potong menjadi 4 bagian, letakkan di bawah telapak kaki dan bungkus dengan kaus kaki agar tetap merapat pada bagian telapak kaki, biarkan hingga keesokan harinya, bawang ini akan menyedot racun sebelum subuh menjelang. Mengeluarkan racun tanpa perlu pergi ke rumah sakit dan harus dilakukan 2 kali dalam 1 bulan.”

====
PENJELASAN:

Beredar postingan di Facebook yang menarasikan bahwa meletakkan bawang merah di bawah telapak kaki semalaman dapat menyembuhkan kanker. Lebih lanjut dalam narasinya dikatakan seorang tidak perlu ke rumah sakit untuk pengobatan kanker, cukup dilakukan di rumah sebanyak 2 kali dalam sebulan.

Postingan tersebut beredar di grup bernama “Omobola Olohunwa Natural and Spiritual Healing”, yakni grup yang mempromosikan pengobatan tradisional asal Nigeria. Narasi menggunakan Bahasa Yoruba, yakni Bahasa yang digunakan di daerah Nigeria bagian Barat Daya.

Setelah dilakukan penelusuran fakta terkait, terapi menggunakan bawang untuk menyembuhkan penyakit kanker maupun malaria adalah PALSU. Meski mengonsumsi bawang bombay dapat bermanfaat bagi kesehatan, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan menaruh bawang di bawah telapak kaki bermanfaat bagi pengobatan penyakit medis. Artikel yang tersebar di internet hanya sebatas klaim dan anekdot, serta bukti penyembuhan hanya sebatas efek plasebo.

Dr. James Fullwood, ahli bedah pediatrik dari Northern Light Sebasticook Valley Hospital di Amerika Serikat, saat dihubungi oleh AFP, menjelaskan bahwa meskipun kulit merupakan organisme tubuh yang memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri, mengoleskan bawang atau produk makanan semacamnya untuk terapi, tidak akan menyembuhkan penyakit sistemik seperti kanker. Fullwood menambahkan, terapi dengan bawang malah mengakibatkan bau kaki tidak sedap.

Lebih lanjut, dalam artikel kesehatan oleh healthline.com, menurut Dr. Ruth MacDonald, profesor di Departemen Ilmu Pangan dan Nutrisi Manusia di Iowa State University, menjelaskan bahwa memakai bawang sebagai terapi sangat tidak efektif untuk penyembuhan dibandingkan dengan antibiotik kimiawi. Dr. Ruth menambahkan virus membutuhkan kontak langsung dengan inangnya yakni manusia, untuk bertransfer, sehingga menggunakan bawang merah tidak mungkin dapat menyerap virus.

Berdasarkan hasil penelusuran dapat disimpulkan bahwa klaim meletakkan bawang di bawah telapak kaki semalaman dapat menyembuhkan kanker dan malaria adalah HOAX dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan.

====
REFERENSI:
https://factcheck.afp.com/there-no-evidence-putting-onions-under-feet-cures-cancer-or-malaria


https://www.healthline.com/health/cold-flu/onion-in-sock#evidence

====
Penulis: Ani Nur MR
Editor: Bentang Febrylian