[SALAH] Masjid dan Madrasah di Pakistan Terbakar Hingga Menimbulkan Korban Jiwa

Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga).

Salah konteks gambar. Bangunan yang terlihat terbakar sebenarnya bukan masjid atau madrasah di Pakistan, namun sebuah kuil bersejarah di India. Kemudian, gambar orang-orang yang memakai kain kafan dan diklaim sebagai korban, sebenarnya adalah aksi unjuk rasa di India tahun 2020 untuk memprotes Undang-Undang Amandemen Kewarganegaraan dan Catatan Sipil Nasional. Adapun gambar buku yang terlihat berlumuran darah, diambil dari TKP penembakan 4 warga di Jerussalem, Israel.

Selengkapnya baca di PENJELASAN dan REFERENSI.

====

KATEGORI: FALSE CONTEXT/Konten yang Salah

====

SUMBER: Facebook
https://archive.ph/LkJKT

====

NARASI:
“Inna lillahi wa’inna ilaihi raju’un.
Pakistan found it difficult yesterday. Both Masjid & Islamiyyah (Madarasa) got burnt with many & many Muslims, Subhan Allah. May Allah forgive whom died there & grant them jannatul firdaus finally, say Ameen as a Muslim.”

(terjemahan)
“Innalillahi wainnailaihi rojiun.
Pakistan dalam keadaan susah kemarin. Masjid & Islamiyyah (Madarasa) terbakar bersama banyak Muslim di dalamnya, Subhan Allah. Semoga Allah mengampuni siapa yang meninggal di sana & mengabulkan jannatul firdaus pada akhirnya, katakan Amin sebagai seorang Muslim.”

====

PENJELASAN:

Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Bilal Birash yang membagikan postingan berupa gambar bangunan terbakar, serta beberapa orang yang memakai kain kafan. Bilal mengklaim foto tersebut adalah sebuah masjid dan madrasah di Pakistan yang terbakar, dan banyak orang Muslim di dalamnya yang menjadi korban.

Setelah dilakukan pencarian fakta menggunakan tools pencarian gambar, bangunan yang terbakar bukanlah masjid dan madrasah di Pakistan, namun sebuah bangunan kuil kuno suci bernama Kuil Dastageer Sahib di India yang berusia 200 tahun. Liputan kebakaran hebat tersebut pertama kali diunggah di laman berita Firstpost, dengan judul artikel “Shrine fire: JK govt to conduct fire safety audit of all shrines”.

Kemudian, gambar beberapa orang bergelimpangan mengenakan kain putih yang diklaim sebagai korban, adalah para demonstran di India yang melakukan aksi demonstrasi mengenakan kain kafan. Demonstrasi berlangsung pada tahun 2020. Dilansir dari AFP, media berita India JJP News melaporkan, aksi para demonstran tersebut bertujuan untuk memprotes Undang-Undang Amandemen Kewarganegaraan dan Catatan Sipil Nasional di Delhi Selatan.

Adapun gambar ketiga yang menunjukkan sebuah buku berlumuran darah adalah foto TKP dari insiden penembakan 4 warga di sebuah Sinagoga, Jerussalem, Israel. Kejadian penembakan tersebut diliput oleh media berita AFP pada 19 November 2014, dengan judul artikel “Deadly Jerusalem synagogue attack horrifies Israel”.

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa, klaim pada postingan Bilal Birash adalah HOAKS dan termasuk kategori Konten yang Salah/FALSE CONTEXT.

====

REFERENSI:
https://factcheck.afp.com/old-images-india-and-israel-passed-recent-fire-incident-pakistan


https://www.jjpnews.com/people-are-opposing-caa-and-nrc-in-aurangabad-wearing-kafan/

https://www.firstpost.com/india/shrine-fire-jk-govt-to-conduct-fire-safety-audit-of-all-shrines-357513.html


https://news.yahoo.com/7-wounded-jerusalem-synagogue-2-attackers-killed-061352388.html

====
Penulis: Ani Nur MR
Editor: Bentang Febrylian