[SALAH] Perdana Menteri Malaysia Sebut Pelajar Indonesia akan Tertinggal dalam Penguasaan Sains Karena Terlalu Banyak Mempelajari Agama

Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

Informasi tidak berdasar, tidak ada bukti yang valid maupun liputan resmi dari Perdana Menteri Malaysia membuat pernyataan tersebut.

= = = = =

KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content

= = = = =

SUMBER: Facebook
https://archive.vn/nfB9A

= = = = =

NARASI:

“…PELAN-PELAN anak-anak sekolah negeri di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains, umurnya habis untuk menghafal ayat-ayat dan doa, belajar soal haram, dosa, bidadari, menghitung pahala, mencari dalil, memikirikan akerat. Setelah kalah bersaing lalu memusuhi perintah dan mendirikan ngeara Syariah sebagai solusi semuanya… ”(Mahatir Muhammad)”

= = = = =

PENJELASAN:

Beredar postingan dari akun Facebook Raden Purbaya dengan sebuah foto berisikan klaim bahwa Mahatir Mohamad selaku Perdana Menteri Malaysia membuat pernyataan pelajar di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains akibat terlalu banyak mempelajari agama. Postingan ini disukai sebanyak 805 kali dan dikomentari sebanyak 227 kali.

Berdasarkan penelusuran, pernyataan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang berhubungan dengan pendidikan dan pelajaran agama di Malaysia adalah perihal pengumuman pengurangan pendidikan agama dalam silabus sekolah Malaysia. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran agama mengurangi kemampuan dalam mata pelajaran lain yang diperlukan untuk mencari pekerjaan.

“Seseorang telah mengubah kurikulum di sekolah dan sekarah sekolah negara telah menjadi sekolah agama. Mereka belajar Islam dan tidak belajar yang lainnya. Akibatnya, mereka yang lulus tidak mahir dalam mata pelajaran yang dibutuhkan untuk mereka mencari pekerjaan, tapi mereka menjadi ulama yang cakap.” kata Mahathir.

Melihat dari penjelasan tersebut, klaim Perdana Menteri Malaysia membuat pernyataan pelajar di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains akibat terlalu banyak mempelajari agama adalah tidak benar dan termasuk dalam Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

= = = = =

REFERENSI:

https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/0kp4zG0k-cek-fakta-benarkah-mahatir-sebut-anak-sekolah-di-indonesia-akan-tertinggal-karena-kebanyakan-belajar-agama-cek-faktanya
https://cekfakta.tempo.co/fakta/1117/tidak-benar-mahathir-sebut-anak-indonesia-akan-tertinggal-dalam-sains-karena-sibuk-hafal-ayat-dan-doa
https://says.com/my/news/tun-m-says-he-wants-change-school-syllabus-as-students-learn-nothing-except-islam
https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/GNGBm3LK-mahathir-kurangi-jam-belajar-agama-di-sekolah-malaysia
https://dunia.tempo.co/read/1157977/mahathir-mohamad-akan-kurangi-silabus-agama-di-sekolah-malaysia