[SALAH] “Pendataan Imunisasi Covid-19 untuk Tenaga Medis dan Non Medis oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta”

Hasil Periksa Fakta Ani Nur MR (Universitas Airlangga)

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyatakan secara resmi bahwa pihaknya tidak pernah mengadakan Pendataan Imunisasi Covid-19 untuk Tenaga Medis dan Non Medis melalui pesan di WhatsApp. Sehingga formulir yang beredar tersebut dinyatakan PALSU.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

============================================

KATEGORI : KONTEN PALSU

============================================

SUMBER :

Form pendataan Imunisasi Covid-19 untuk Tenaga Medis dan Non Medis oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Link : https://forms.gle/j5rRHYJitJfrvBPn9

============================================

NARASI :

“Pendataan Imunisasi Covid-19 untuk Tenaga Medis dan Non Medis oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta

https://forms.gle/j5rRHYJitJfrvBPn9

Mohon untuk diisi paling lambat Rabu, 21 Oktober 2020 Jam 23.00. Terima Kasih”

============================================

PENJELASAN :

Telah beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang menginformasikan adanya formulir yang harus diisi paling lambat pada hari Rabu, 21 Oktober 2020 pukul 23.00. Formulir tersebut diklaim untuk digunakan pendataan Imunisasi Covid-19 kepada Tenaga Medis dan Non Medis oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang telah melakukan penelusuran fakta bersama tim Jalahoaks, menyatakan bahwa formulir tersebut PALSU.

Melalui akun resmi di Instagram, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyatakan tidak pernah mengadakan Pendataan Imunisasi Covid-19 untuk Tenaga Medis dan Non Medis melalui pesan di WhatsApp.

Adapun pendataan resmi yang dilakukan oleh Dinkes Provinsi DKI Jakarta adalah melalui mekanisme pengiriman surat permohonan resmi yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan ditujukan kepada seluruh fasilitas kesehatan di Provinsi DKI Jakarta. Format pendataan disesuaikan dengan lampiran surat dan kemudian dikumpulkan melalui Puskesmas sesuai dengan alamat dari setiap fasilitas kesehatan.

Dinkes Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan, pihaknya tidak bertanggung jawab atas data yang telah terimput ke dalam formulir yang beredar. Lebih lanjut, Dinkes Provinsi DKI menghimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap pesan serupa, karena data pribadi yang terekam dalam formulir palsu dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sehingga, berdasarkan data yang kami temukan serta konfirmasi dari sumber tepercaya, formulir Pendataan Imunisasi Covid-19 untuk Tenaga Medis dan Non Medis oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, yang beredar di WhatsApp adalah HOAX dan termasuk kategori KONTEN PALSU.

============================================

REFERENSI :

❌❌❌…[DISINFORMASI]Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang menginformasikan tentang Pendataan…

Posted by Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta on Wednesday, October 21, 2020

https://www.instagram.com/p/CGm91X4g7aS

https://www.instagram.com/p/CGm8eLBp7Rj/