[SALAH] Kamala Harris: “Datang dari India ke Jamaika untuk Mengeksploitasi Budak Kulit Hitam”

Hasil Periksa Fakta Melati Mulia (Universitas Satya Negara Indonesia).

Informasi tersebut palsu. Faktanya, Kamala Harris tidak pernah mengatakan hal itu dan keluarganya yang keturunan India sudah lama tinggal di Jamaika sejak buyutnya yang keturunan dari pemilik budak tinggal di Jamaika.

===

KATEGORI: Konten Yang Menyesatkan.

===

SUMBER: Twitter
https://archive.vn/sXaTT

===

NARASI:

“My family came to Jamaica from India to exploit the black African slaves we bought like cattle. Now I pretend to be African American to exploit them for votes,”

TERJEMAHAN:

“Keluarga saya datang ke Jamaika dari India untuk mengeksploitasi budak Afrika hitam yang kami beli seperti ternak. Sekarang saya berpura-pura menjadi orang Afrika-Amerika untuk mengeksploitasi mereka untuk mendapatkan suara, “

===

PENJELASAN:

Akun Twitter James Woods membagikan cuitan berupa meme foto calon wakil presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Kamala Harris dengan narasi “Keluarga saya datang ke Jamaika dari India untuk mengeksploitasi budak Afrika hitam yang kami beli seperti ternak. Sekarang saya berpura-pura menjadi orang Afrika-Amerika untuk mengeksploitasi mereka untuk mendapatkan suara”. Cuitan meme tersebut thelah di-retweets 2,3 ribu kali. Selain itu, terdapat 6,3 ribu orang yang telah menyukai, dan diikuti dengan 227 orang memberikan komentar.

Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut, tidak ada bukti yang mendukung Harris mengatakan hal tersebut. Foto dalam meme itu diambil oleh The Associated Press selama sidang Senat Juni 2017 ketika Harris menanyai mantan Jaksa Agung Jeff Sessions.

Melansir dari portal berita apnews.com, Ayah Kamala Harris, Donald Harris, adalah orang Jamaika. Dia dan ayahnya mengidentifikasi dirinya sebagai orang kulit hitam. Ibunya, Shyamala Gopalan, lahir dan besar di India. Orang tua Harris bertemu di University of California, Berkeley, pada 1960-an sebagai mahasiswa pascasarjana.

Pada tahun 2018, Donald Harris, seorang profesor ekonomi di Universitas Stanford, merinci sejarah keluarganya di Jamaika dalam sebuah tulisan di Jamaica Global Online. Tidak disebutkan dalam tulisannya bahwa ia keturunan India, dan dia menjelaskan bahwa keluarganya telah berada di Jamaika selama beberapa generasi. Harris yang lebih tua memang menulis bahwa nenek dari pihak ayah yaitu Nyonya Chistiana Brown, keturunan Hamilton Brown yang tercatat sebagai pemilik perkebunan dan budak serta pendiri Brown’s Town. Bagian dari tulisannya itu telah diubah berulang kali dalam beberapa bulan terakhir untuk memicu klaim yang menyesatkan di media sosial tentang hubungan keluarga Harris dengan perbudakan di Jamaika.

Dengan demikian, meme yang dibagikan oleh James Woods tersebut dapat dikategorikan sebagai konten yang menyesatkan. Faktanya, Kamala Harris tidak pernah mengatakan hal itu dan keluarganya yang keturunan India sudah lama tinggal di Jamaika sejak buyutnya yang keturunan dari pemilik budak tinggal di Jamaika.

===

SUMBER:

https://apnews.com/article/afs:Content:9444472848

https://www.oregonlive.com/politics/2020/09/did-kamala-harris-family-move-to-jamaica-to-engage-in-the-slave-trade-no.html

https://www.onenewspage.com/n/Front+Page/1zltphidz3/Did-Kamala-Harris-family-move-to-Jamaica-to.htm