[SALAH] Video “Remaja Ini Terkena Tiktok Syndrome”

BUKAN “Tiktok Syndrome”, sebagian isi video berasal dari video PARODI. Untuk referensi, berkaitan juga dengan Sindrom Tourette.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Salah, Satire atau Parodi.

======

SUMBER

Page “Mozaik Karim” (facebook.com/mozaikkarim, archive.md/KRK1W), sudah dibagikan 19 ribu kali per tangkapan layar dibuat.

https://archive.md/TRjmR (arsip cadangan).

======

NARASI

“Astaghfirullah, Remaja Ini Terkena Tiktok Syndrome, Ga Bisa Kontrol Gerakan Badannya Karena Banyakan Main Tiktok”.

======

PENJELASAN

(1) First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”

“Satire atau Parodi

Tidak ada niat untuk merugikan namun berpotensi untuk mengelabui”

* SUMBER membagikan video yang sebagian isinya berasal dari video PARODI.

* SUMBER menambahkan narasi yang TIDAK berkaitan yang menimbulkan kesimpulan keliru.


(2) Sumber video, video PARODI dari akun “kesarnst”.


(3) Salah satu artikel yang berkaitan,

* suara.com: “Baru-baru ini publik sosial media dihebohkan dengan seorang pemuda yang mengaku terkena TikTok syndrome. Setelah ditelusuri, ternyata pengakuan tersebut merupakan konten sindiran yang sengaja dibuat oleh pemuda itu di Instagram.”


(4) Berkaitan dengan Sindrom Tourette,

* MOJOK.CO: “Kalau ada orang yang bilang sindrom begini memang ada, mungkin mereka lagi ngomongin tourette syndrome, sindrom yang penderitanya sering melakukan gerakan repetisi dan suara-suara yang tidak diinginkan. Gerakan tersebut dilakukan di luar kontrol otak, mirip refleks yang agak aneh. Tapi sekali lagi, gerakan repitisi penderita tourette itu bukan jogetan TikTok ya. Kocak lah wey.”

* WebMD: “Sindrom Tourette adalah masalah pada sistem saraf yang menyebabkan orang membuat gerakan atau suara tiba-tiba, yang disebut tics , yang tidak dapat mereka kendalikan. Misalnya, seseorang dengan Tourette mungkin berkedip atau menjernihkan tenggorokannya berulang kali. Beberapa orang mungkin mengucapkan kata-kata yang tidak ingin mereka ucapkan.”

* Wikipedia: “Sindrom Tourette atau penyakit Tourette adalah penyakit neuropsikiatrik yang membuat seseorang mengeluarkan ucapan atau gerakan yang spontan (tic) tanpa bisa mengontrolnya. Penyakit ini diwariskan secara turun-temurun dan sering kali dikaitkan dengan pengeluaran ucapan kata-kata kotor, kasar, atau menghina yang tak dapat ditahan (koprolalia). Namun, gejala ini hanya ada pada beberapa orang yang mengidap sindrom Tourette.[1] Sindrom Tourette bukan lagi merupakan kondisi yang langka, tetapi tidak selalu diidentifikasi secara tepat karena sebagian besar sindrom Tourette merupakan sindrom yang ringan dan tic yang dikeluarkan berkurang ketika anak beranjak dewasa. Antara 0,4% hingga 3,8% anak yang berusia antara 5 hingga 18 tahun mungkin mengidap sindrom Tourette.[2] Sindrom Tourette yang ekstrem pada orang dewasa jarang ditemui, dan sindrom ini tidak memengaruhi kecerdasan atau harapan hidup.”


(5) Beberapa sumber lainnya yang berkaitan juga dengan Sindrom Tourette,

* OWN: “At age 12, Brad Cohen was diagnosed with a little-known neurological disorder called Tourette syndrome. At the time, few understood the disorder, especially the kids at school and Brad was tormented for years because of his Tourette’s. When Brad went looking for his first teaching job, no one would give him a chance. He went on 24 excruciating interviews before he was hired. Brad went on to win the state of Georgia’s First Year Teacher of the Year award. In 2006, Oprah sat down with the extraordinary soul who refused to give up. For more on #oprahwinfreyshow, visit WatchOWN.tv/TOWS”.

* CBS: “Front of the Class is inspired by the true story of Brad Cohen, a young man diagnosed with Tourette Syndrome who overcomes considerable odds to become a gifted teacher”.

* YouTube Movies: “A Hallmark Hall of Fame original movie. Based on the true story of Brad Cohen (Jimmy Wolk), a young man diagnosed with Tourette Syndrome who defies the odds to become a teacher.”

======

REFERENSI

(1) firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.” http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate), http://bit.ly/2rhTadC.

(2) @kesarnst (instagram.com/kesarnst), https://bit.ly/2A9sUtN / https://archive.md/bThC0 (arsip cadangan).

(3) suara.com: “Heboh Pengakuan Penderita TikTok Syndrome, Ini Faktanya” https://bit.ly/2ZkKiV4 / https://archive.md/qNgQ4 (arsip cadangan).

(4) mojok.co: “Video TikTok Sindrom Bukan Contoh Berita Hoax tapi Parodi. Gini lho Cara Bedainnya…” https://bit.ly/3dwTVVC / https://archive.md/c4sa9 (arsip cadangan).

(5) webmd.com: “Sindrom Tourette” https://bit.ly/3fY2RVq (Google Translate) / https://bit.ly/2BHg2vd (arsip cadangan).

(6) Wikipedia: “Sindrom Tourette” https://bit.ly/2ZdfmWC / https://archive.md/zQK9G (arsip cadangan).

(7) youtube.com: “The 2nd Grade Teacher with Tourette Syndrome | The Oprah Winfrey Show | Oprah Winfrey Network” https://bit.ly/384KImg / https://archive.md/WLxVQ (arsip cadangan).

(8) youtube.com: “Hallmark – Front of the Class” https://bit.ly/2NuYsxg / https://archive.md/wPur8 (arsip cadangan).

(9) youtube.com: “Front of the Class – Trailer” https://bit.ly/2CE9kqe / https://archive.md/yjmkO (arsip cadangan).

(10) Hasil pencarian menggunakan CrowdTangle, beberapa akun yang membagikan.