[SALAH] “La Gode menyerang asrama TNI”

BUKAN menyerang asrama TNI. Almarhum La Gode berada di Pos Satgas untuk diinterogasi, kronologi dapat dibaca di dokumen putusan.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Menyesatkan.

======

SUMBER

Akun “Musni Umar” (twitter.com/musniumar), sudah dibagikan 2.3 ribu kali per tangkapan layar dibuat.

https://archive.md/NS6nE (arsip cadangan).

======

NARASI

“Tadi siang saya ditemui dan diberitahu tetangga Ruslan Buton di Bau-Bau bhw La Gode yang dibunuh bukan petani tetapi Preman di Halmahera yg sangat meresahkan masyarakat. Dia dibunuh ketka menyerang asrama TNI. Itu sebabnya Ruslan Buton dkk dapat apresiasi warga.”

======

PENJELASAN

(1) First Draft News: “Konten yang Menyesatkan

Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”.

Selengkapnya di http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S.

* SUMBER menyebut Almarhum La Gode menyerang asrama TNI, menurut kronologi putusan sidang: Almarhum berada di Pos Satgas untuk diinterogasi.


(2) Putusan pertama, Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia:

* Selengkapnya di “PEMBUNUHAN DILMIL III 18 AMBON” https://bit.ly/2U4n9Ep / https://archive.md/wip/l9pjl (arsip cadangan).

* Kronologi di dokumen https://bit.ly/36ZIMeb / https://bit.ly/3crYhgi (cadangan), salah satunya di halaman 9 sampai 15.


(3) Berkaitan dengan proses sidang,

* Banding:

Selengkapnya di “PEMBUNUHAN DILMILTI III SURABAYA” https://bit.ly/2MqEiE8 / https://archive.md/zuefr (arsip cadangan).

* Kasasi:

Selengkapnya di “PIDANA MILITER MAHKAMAH AGUNG” https://bit.ly/2XpA4mq / https://archive.md/m6LUK (arsip cadangan), dan dokumen di https://bit.ly/2XsVHCs / https://bit.ly/3cuCmVI (cadangan).

======

REFERENSI

(1) Salah satu artikel berkaitan dengan klaim “Ruslan Buton dkk dapat apresiasi warga” oleh SUMBER,

* Berita Fajar Timur .com: “Masyarakat meminta Majelis Hakim dalam menjatuhkan hukuman tidak semata-mata karena tekanan dari pihak tertentu, akan tetapi juga harus berimbang dan memenuhi rasa keadilan masyarakat. Sudah sepantasnya La Gode bernasib seperti itu, sebab semasa hidup perbuatannya hanya meresahkan masyarakat Taliabu, La Gode dikenal sebagai pencuri dimana dirinya diketahui tidak memiliki kebun maupun penghasilan laut dan La Gode sendiri masuk dalam daftar keluarga kurang mampu. “pekerjaan La Gode itu hanya sebagai pencuri karena malas bekerja dan La Gode memiliki komplotan pencuri, jadi permintaan kami agar hukuman Danki Kapten Ruslan Buton di Pertimbangkan lagi oleh Majelis Hakim”, ujar salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari La Gode kepada awak media.”

Selengkapnya di “Masyarakat Protes, Prajurit TNI Dijatuhi Hukuman Pemecatan Karena Dituduh Membunuh Pencuri di Lede” https://bit.ly/2MBCmsB / https://archive.md/G13ss (arsip cadangan).


(2) Beberapa artikel berkaitan dengan kasus meninggalnya La Gode,

* tirto.id: “Letkol Infanteri Raymond Sitanggang, Komandan Yonif Raider Khusus 732/Banau, mengaku 10 anggota TNI terlibat kuat menganiaya La Gode, 31 tahun. Kabar ini muncul setelah para saksi dilindungi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan pembongkaran makam La Gode.”

Selengkapnya di “Akhirnya TNI Akui Anggotanya Menganiaya La Gode” https://bit.ly/3dzJ524 / https://archive.md/nVEIw (arsip cadangan).

* tirto.id: ““Kalau betul-betul ada keadilan di dunia ini, saya ingin mereka yang aniaya dan bunuh suami saya diadili secara hukum seberat seperti mereka bunuh suami saya,” ujar istri La Gode via telepon kepada reporter Tirto dari sebuah tempat yang dirahasiakan karena ia berani buka suara.”

Selengkapnya di “Istri La Gode: “Tentara yang Bunuh Suami Saya”” https://bit.ly/301WprS / https://archive.md/7nyk3 (arsip cadangan).


(3) Beberapa artikel berkaitan dengan status Ruslan Buton saat ini,

* Okezone: “JAKARTA – Kadispenad TNI AD Kolonel Inf Nefra Firdaus menegaskan bahwa Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara, Ruslan Buton sudah menjadi warga sipil.”

Selengkapnya di “Soal Kasus Ruslan Buton, TNI AD: Dia Sudah Sipil” https://bit.ly/3gK98FL / https://archive.md/3gret (arsip cadangan).

* JawaPos.com: “Kepala Penerangan Komando Resimen Militer (Kapenrem) 143/Kendari, Mayor Sumarsono memastikan bahwa Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara, Ruslan Buton bukan lagi sebagai prajurit TNI aktif. Dia sudah dipecat secara tidak hormat oleh satuan Angkatan Darat (AD).”

Selengkapnya di “TNI: Ruslan Buton Sudah Dipecat karena Bunuh La Gode” https://bit.ly/36VTvX2 / https://archive.md/9dGeh (arsip cadangan).