[SALAH] Info Resmi Polda DIY Ada Modus Baru Tindak Kriminal

Polda DIY sudah memberikan klarifikasi melalui akun media sosialnya bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut.

=====

Kategori: Fabricated Content/Konten Palsu

=====

Sumber: Facebook

https://archive.fo/JSNdS

=====

Narasi:

“Gw dapat info kek gini.. rawan gesss..

_

Info resmi dari polda DIY ada modus baru tindak kriminal

Yang diberi nama

JOGYA YESS

Kronologi

saat ini marak terjadi kriminal.

1. pelaku diturunkah n secara serentak jumlah banyak dengan kendaraan (box,truk)

biasanya menjelang magrib.

2. selanjutnya pelaku menyebar utk survey sasaran.

3. jika memungkinkan langsung eksekusi dan berkumpul di titik jemput.

4. jam operasi 21.00 s/d 05.00 pagi.

5. sasaran utk daerah pedesaan (ternak,hasil bumi) perampasan motor utk jalur2 sepi.

6. utk kantor/toko pelaku survey siang/sore. Mencatat jam2 rawan pergantian shift piket/tutup toko.

selanjutnya eksekusi.

sasaran dagangan/alat2 kantor.

7. perampasan tanpa survey. Sasaran orang/anak2 yg main HP di pinggir jalan. Perhiasan/tas dompet dll.

Modus pelaku keliling mencari sasaran pake motor.

saran :

1. waspada dg orang2 yg survey dgn modus cari dagangan,cari alamat,motor/mobil mogok disekitar sasaran.

2. waspada jam2 rawan diatas

3. perkuat sistem keamanan mandiri.

4. selalu komunikasi dan koordinasi dgn lingkungan sekitar.

*waspadalah kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan*”

=====

Penjelasan:

Beredar postingan yang diklaim berasal dari Polda DIY. Dalam narasi disebutkan bahwa Polda DIY menemukan modus tindak pidana baru yang diberi nama “JOGYA YESS.”

Melalui hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi tersebut tidak benar. Sebab, pihak Polda DIY sudah memberikan klarifikasi melalui akun media sosialnya. Adapun, diketahui pula bahwa konten tersebut tersebar pertama kali melalui pesan berantai Whatsapp.

Melalui akun media sosial Instagram (@poldajogja), Facebook (Polda D.I. Yogyakarta), dan Twitter (@PoldaJogja), pihak Polda DIY menyatakan bahwa informasi tersebut tidak berasal dari pihaknya. Berikut kutipan klarifikasi pihak Polda DIY dalam akun media sosialnya:

[…] Telah beredar informasi di grup WhatsApp yang menginformasikan bahwa pihak Polda DIY telah mengeluarkan info resmi terkait modus baru tindak kriminal.

.

Perlu kami sampaikan bahwa, Polda DIY tidak pernah mengeluarkan informasi sebagaimana disebutkan di atas.

.

#poldadiy #poldajogja #hoax #stophoax […]

Berdasarkan klarifikasi tersebut, maka konten yang tersebar itu tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.

=====

Referensi:

https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1174013439597856/

https://web.facebook.com/humaspoldajogja/photos/a.1199779503442075/2859222434164432/?type=3&theater