[SALAH] “solusi milenial ngatasin banjir #AniesDimana”

Foto yang dibagikan oleh SUMBER adalah hasil suntingan, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Dimanipulasi.

======

SUMBER

http://bit.ly/2UZTDlz http://bit.ly/2PCTz5y, akun “AkulahSangPlecideennn” (twitter.com/kepalagwsakitye), sudah dibagikan 43 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“Ini lah solusi milenial ngatasin banjir di DKI by Gabener

#AniesDimana”.

======

PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang dimanipulasi

Ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu”.

  • SUMBER membagikan foto hasil suntingan menggunakan foto yang sudah beredar sebelumnya di tahun 2015, foto dibalik (flip) dan ditambahkan foto Anies Baswedan.
  • SUMBER menambahkan narasi pelintiran untuk membangun premis yang salah yang tidak sesuai dengan konteks dari foto asli.

——

(2) Salah satu sumber foto asli, VIVA(dot)co(dot)id @ 11 Feb 2015: “Banjir Belum Surut, Toko-toko di Kelapa Gading Masih Tutup”. Selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.

======

REFERENSI

(1) http://bit.ly/2L6qbpv VIVA(dot)co(dot)id: “Banjir Belum Surut, Toko-toko di Kelapa Gading Masih Tutup

Eko Priliawito
BERITA > METRO
Rabu, 11 Februari 2015 | 10:39 WIB

(foto)
Photo: @tmcpoldametro
Banjir Jakarta

VIVA.co.id – Genangan air di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih terpantau 40 cm, Rabu pagi, 11 Febuari 2015. Akibat banjir hari ini, sebagian besar toko yang berada di kawasan elit ini juga masih tutup.

Dari pantauan, tampak beberapa pedagang mulai membersihkan toko. Farda (38), pemilik rumah makan di Boulevard, Kelapa Gading, mengaku tokonya akan dibuka kembali setelah banjir benar-banar surut.

“Sekarang masih beres-beres dulu, tunggu kondisi aman,” ujarnya.

Pedangang peralatan rumah tangga bernama Dini (23) menambahkan, tokonya juga masih tetap ditutup hari ini. Menurutnya, hampir semua toko di wilayah ini sudah tutup selama dua hari.

“Sudah dari Senin kemarin semua tutup,” kata dia.

Ketika ditanya soal kerugian yang diderita, Dini yang mempunyai dua orang pegawai ini mengaku tokonya kehilangan pemasukan mencapai Rp6 juta karena tutup akibat banjir.

“Sehari jual beli bisa Rp2 juta, kalau 3 hari tutup kehilangan Rp6 juta, belum lagi bayar sales promotion girl (SPG). Meski tutup, mereka kan tetap dibayar,” katanya.

Seperti diketahui hujan terus menerus sejak senin 9 Februari kemarin menyebabkan banjir di wilayah Kelapa Gading hingga mencapai 1 meter lebih.

Banjir melanda Jalan Boulevard Barat dan Boulevard Raya. Pagi ini, kendaraan sudah dapat melintasi jalur ini meski beberapa jenis kendaraan seperti sedan dan sepeda motor direkomendasikan untuk tidak berusaha nekat untuk menerobos banjir. (ren)

Ade Alfath Azmi/ Jakarta”.

——

(2) http://bit.ly/2ZDNYjM, laporan (mention) ke akun @TurnBackHoax (twitter.com/TurnBackHoax).

======

Sumber: https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/881778732154663/