[SALAH] “Sedekah atau Money Politik?”

Daur ulang disinformasi yang diedarkan di bulan April lalu, video yang diedarkan oleh post sumber adalah video tahun 2014. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Disinformasi.

======

SUMBER

http://bit.ly/2RggFSz, post oleh Page “INI DIA” (facebook.com/kanjengpresidenku), sudah dibagikan 7.364 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“Sedekah atau Money Politik?

Ini Namanya Money Politik Bukan ya??

SERIUS Nanya…!!??

Kalau Sedekah Kenapa di Shoot Kamera, Bawa CAMERAMEN dan Detail lagi?

Apa bisa ikhlas kalau nyumbang dipantengi Kamera begitu??”

======

PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

* Post SUMBER menggunakan video yang sudah pernah digunakan untuk bahan disinformasi yang diedarkan sebelumnya di bulan April lalu.
* Untuk membangun premis, post SUMBER menambahkan narasi pelintiran dari konteks video yang sebenarnya.

——

(2) Salah satu sumber video, http://bit.ly/2RcWDsg YouTube: “Jokowi bagi bagi amplop ke tukang becak

Hayoen Elek
Published on Jul 26, 2014

Pulang ke kampung halaman, Jokowi menyempatkan diri bertemu dengan ratusan warga Solo. Disepanjang jalan jokowi membagi-bagikan amplop ke tukang becak yang tengah mengayuh maupun yang lagi mangkal..”

======

REFERENSI

(1) turnbackhoax.id @ 23 Apr 2018: “[SALAH] Video Jokowi Bagi-Bagi Uang Yang Dipelintir Informasinya”, selengkapnya di http://bit.ly/2Rfc57b.

——

(2) http://bit.ly/2HUl6v8, Jawa Pos: “Bagi-Bagi Duit 2016 Dikira Baru Terjadi

Jawa Pos 23 Apr 2018

YANG dilakukan Presiden Jokowi beberapa tahun lalu dimanfaatkan pihak tertentu untuk membuat hoax akhir-akhir ini. Contohnya, pembagian uang saat melakukan kunjungan ke daerah.

Hoax terkait pembagian uang itu ditemukan Jawa Pos di grup Facebook Suara Mayoritas. Anggota grup bernama Al Fatih Mujahid (fb.com/spirit.duasatudua) menyebarkan video tentang Jokowi yang bagi-bagi uang. Tidak dijelaskan oleh Al Fatih tentang kapan dan di mana pembagian uang tersebut. Dia hanya menuliskan kalimat yang bernada hasutan.

”Perhatikan baik2 kayak cacing kepanasan. Berbagai cara yg mau di lakuka jokowi dan relawan2nya mulai dari fb yg mau di blokir. Dan Memasukkan warga asing dr tiongkok Dan bagi2 uwang dan makanan di pinggir jalan saking takut nya tumbang dari kkedu2kan nya apa kayak gini Yg dinamakan jantel man.” Begitu kalimat amburadul yang ditulis akun Al Fatih Mujahid sembari membagikan video Jokowi bagi-bagi uang.

Kalimat yang sama disebarkan akun Facebook Kan Kosampih (fb.com/kankosampih.kosampih). Unggahan Kan Kosampih malah lebih viral. Dikomentari 4,9 ribu netizen dan dibagikan hingga 12 ribu kali. Tak sedikit yang mengira bahwa apa yang dilakukan Jokowi itu baru saja terjadi. ”Sedekah pake pamer, paling juga bagi2 krn pilkada dah dekat,” tulis akun Facebook Senja Kelabu mengomentari unggahan Kan Kosampih.

Dari penelusuran yang dilakukan Jawa Pos, video itu sebenarnya sudah lama. Sejak 2016 sudah beredar di media sosial. Dua tahun lalu, akun Facebook Rika Nayla Biauliang (Fb. com/100010823199214) sudah menyebarkan video yang sama. Tapi, unggahan Rika Nayla Biauliang tak disertai kalimatkalimat bernada hasutan. Dia hanya menulis, ”Pak Jokowi bagi2 rezeki”.

Dalam video itu, Jokowi tampak membagi-bagikan amplop dari dalam mobil yang sedang berjalan pelan. Kebanyakan dari mereka yang mendapatkan amplop itu tukang becak. Ada yang sempat membuka amplop dari Jokowi tersebut. Isinya uang Rp 25 ribu. Jadi, lebih waspada dengan konten-konten di media sosial menjelang datangnya tahun politik ini.”

======

Sumber: https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/805983843067486/