[BENAR] Klarifikasi terkait Unggahan Akun Facebook Bernama Monik Tentang Diskriminasi Siswa Kristen di SMPN 13 Pontianak

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menegaskan informasi terkait Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 Sri Azyanti yang dituding oleh pemilik akun Facebook (FB) bernama Monik melakukan tindakan diskriminalisasi kepada siswa-siswi adalah hoaks.

======

Kategori : Klarifikasi

======

Sumber : Media Sosial Facebook

Narasi :

*TOLONG VIRAL KAN*
*Kepala sekolah SMPN 13 Pontianak*
apa pantas seorang Kepala sekolah berbicara/mengeluarkan kata” seperti itu kepada murid nya…?
Tolong kepada pihak” yg berwajib ntuk menyelesaikan kasus ini…
#Maav yg ke Tag nama nya…
#KitaIndonesia #kitaPancasila #Indonesiabersauda#TolakKKN#IndonesiaSatu

======

Penjelasan :

Unggahan dari akun Facebook bernama Monik yang bernarasi tentang adanya diskriminasi terhadap siswi yang beragama Kristen di SMPN 13 Pontianak, membuat warganet ramai mengecam sekolah tersebut di media sosial.

Dalam unggahannya, Monik mempertanyakan sekolah yang mempersulit siswa beragama Kristen untuk mengenyam pendidikan agama. Bahkan ia menuding Kepala Sekolah mengeluarkan uang sebesar Rp 200 ribu untuk bangun ruangan belajar.

Menanggapi beredar kabar yang tidak sedap tersebut, Kepala Sekolah SMPN 13 Pontianak, Sri Azyanti menyampaikan klarifikasinya kepada sejumlah awak media dan perwakilan dari Aliansi Bersama Nasrani di ruangan kepala sekolah.

Sri menyampaikan tidak benar apa yang diberitakan oleh Monik di media sosial.

Untuk pelajaran agama Kristen sendiri ia akui memang belum ada ruangan khusus, karena ruangan yang baru dibangun belum benar-benar siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Nanti setelah saya berkoordinasi dengan dinas akan ada klarifikasinya,” ujar Sri.

Untuk proses hukum yang akan ditempuh, ia mengaku akan pikir-pikir dahulu terhadap dampak yang akan ditimbulkan.

“Kalau memang berdampak tidak baik untuk apa kita lakukan (laporkan),” jelasnya.

Bahkan, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji angkat bicara terhadap kabar itu.

Sutarmidji menegaskan informasi terkait Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 Sri Azyanti yang dituding oleh pemilik akun Facebook (FB) bernama Monik melakukan tindakan diskriminalisasi kepada siswa-siswi adalah hoaks.

“Informasi tentang Kepala SMPN Pontianak 13 itu hoaks,” ungkapnya saat diwawancarai Tribun Pontianak, Rabu (26/9/2018) sore.

“Saya sudah suruh lapor. Yang nulis itu tidak benar dan harus diinterogasi,” terangnya.

Sutarmidji mengaku kesal lantaran postingan itu bersifat provokasi dan mengadu domba orang lain.

Bahkan, Midji mengkritisi bahwa isi postingan tidak mendeskripsikan sesuai kenyataan.

“Itu kan gurunya menempatkan di perpusatakaan walaupun di lantai karena sekolah baru selesai. Meubelair itu baru tahun ini ada. Terus die (pemilik akun FB_red) bilang sekolah minta Rp 200 ribu untuk membuat ruangan. Ruangan dimane ? Ruangan lebih-lebih kok, lihat jak sana. Buat kitak-kitak (kalian_red) bangun satu kamar-satu kamar pun masih bise,” tukasnya.

Fact Checker : Levy Nasution

Referensi :

http://pontianak.tribunnews.com/…/kepala-sekolah-bantah-vir…

http://www.infomenarik-terbaru.com/kepala-smpn-13-sri-azya…/

https://www.facebook.com/374709669644214/videos/2411455272212994/UzpfSTEwMDAyMTg4NzU0MzY5NjozNTA3Mzc5MjIzMzI0NTY/

http://pontianak.tribunnews.com/…/viral-postingan-smpn-13-p…

 

About Levy Nasution 309 Articles
Journalist, traveller