[SALAH] “Simpan hp dibawah jok sepeda motor saat berdering langsung meledak”

“Sepeda motor Honda CB 150 R beradu muka dengan Honda Vario, akibatnya kedua pengendara sama-sama meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan dua orang pemboncengnya, sama-sama mengalami luka berat.”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Disinformasi.

======

SUMBER

(1) Laporan dengan sumber dari pesan berantai Whatsapp.

——

(2) http://bit.ly/2zs21jJ, akun-akun yang membagikan di Facebook (public posts).

======

NARASI

(1) “Warning. Jangan simpan hp dibawah jok spd motor. Pada saat berdering langsung meledak. Ini terjadi di Purwosari jawa timur. Krn disana ada accu & tangki bensin

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa”.

——

(2) “Info dari teman melalui WA

Warning! Jangan simpan HP dibawah jok karena bisa berbahaya bisa meledak ini terjadi kemarin di depan Bakso Purwosari saat telpon berdering tiba tiba spd motor meledak untung tidak ada korban di situ ada aki dan tangki bensin
mari saling mengingatkan :)”.

——

(3) Variasi narasi lainnya.

======

PENJELASAN

(1) Hoax yang berulang, pernah beredar sebelumnya menggunakan foto yang berbeda.

——

(2) Terdapat perbedaan lokasi yang disebutkan di narasi, “Purwosari jawa timur” vs “Bakso Purwosari”.

——

(3) Terkonfirmasi lokasi kejadian bukan di Purwosari, dengan atau tanpa “Bakso”, kejadian yang sebenarnya adalah kecelakaan antara Honda CB 150 R vs Honda Vario di Kabupaten Bojonegoro. Selengkapnya di bagian REFERENSI.

——

(4) http://bit.ly/2rhTadC, firsdraftnews.org: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

======

REFERENSI

(1) http://bit.ly/2m0Pk5A, beritabojonegoro.com: “(foto)

Tabrakan CBR Kontra Vario di Kepohbaru, 2 Orang Pengendara Sama-Sama Meninggal Dunia

Senin, 01 Mei 2017 17:00 WIB

Oleh Heriyanto

Kepohbaru – Berhati-hatilah saat anda berkendara di jalan raya, karena nyawa anda sebagai taruhannya. Sebagaimana kecelakaan yang terjadi di jalan PUK poros Kecamatan Baureno – Kepohbaru, tepatnya di jalan raya turut Dusun Baru Lor Desa Sidomukti RT 022 RW 006 Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (01/05/2017) sekira pukul 12.30 WIB siang tadi. Sepeda motor Honda CB 150 R beradu muka dengan Honda Vario, akibatnya kedua pengendara sama-sama meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan dua orang pemboncengnya, sama-sama mengalami luka berat.

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda CB 150 R, baru dan tanpa yang dikendarai Joko Purnomo (23) berboncengan dengan Nur Syam (22) keduanya warga Desa Jegreg RT 009 RW 005 Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, dengan sepeda motor Honda Vario nomor polisi S 6395 BL, yang dikendarai Willy Pratama (45) berboncengan dengan istrina, Indayani (38), warga Desa Pejok RT 012 RW 002 Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

(foto)

Kapolsek Kepohbaru, AKP Yasimbang, kepada media ini menerangkan, bahwa kecelakaan ini bermula saat sepeda motor Honda Honda Vario nomor polisi S 6395 BL, melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan atau dari arah selatan ke utara, melaju sepeda motor Honda CB 150 R dengan kecepatan tinggi.

“Karena jarak sudah dekat dan pengendara Honda CB 150 R, tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga terjadilah laka lantas tersebut.” terang AKP Yasimbang.

Akibat peristiwa laka lantas tersebut, pengendara Honda Honda CB 150 R, Joko Purnomo (23) dan pengendara Honda Vario nomor polisi S 6395 BL, Willy Pratama (45), keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan pembonceng Honda CB 150 R, Nur Syam (22) dan pembonceng Honda Vario, Indayani (38), sama-sama mengalami luka-luka.

“Selanjutnya korban meninggal dan luka-luka, oleh petugas dilarikan ke Puskesmas Nglumber menggunakan mobil Patroli.” lanjut Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena kurang hati-hatinya pengendara yang kurang memperhatikan situasi lalu-lintas di sekitarnya. Ditambah lagi, pengendara memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi serta kurang menghormati sesama pengguna jalan.

“Seringkali, kecelakaan selalu diawali dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara,” imbuh AKP Yasimbang.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, melalui media ini tak lupa Kapolsek Kepohbaru menyampaikan himbauan kepada seluruh pengguna jalan, agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan, selain itu perhatikan juga batas kecepatan kendaraan. Hormati juga sesama pengguna jalan, jika hendak mendahului atau berbelok, pastikan bahwa arus lalu-lintas di depan, belakang, kiri dan kanan anda, benar-benar aman.

“Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan,” pungkasnya. (her/inc)”

——

(2) http://bit.ly/2lYrreV, kompas.com: “Viral Gambar HP Meledak di Tangki Motor, Ini Kata Kapolsek Purwosari

KONTRIBUTOR PASURUAN, MOH. ANAS
Kompas.com – 04/05/2017, 09:41 WIB

(foto)
Gambar ini adalah hoax, karena kejadian tersebut tidak terjadi di Purwosari Kabupaten Pasuruan setelah kepolisian setempat melakukan pengecekan di seluruh desan dan kelurahan.(Media Sosial)

PASURUAN, KOMPAS.com – Beredarnya gambar yang menyebutkan bahwa terjadi ledakan telepon seluler (ponsel) di dalam tangki sepeda motor di Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang berujung maut dipastikan tidak benar. Pihak kepolisian setempat menyatakan sudah melakukan pengecekan di seluruh desa dan kelurahan setelah viralnya gambar tersebut di media sosial.

“Sehari sejak gambar itu terunggah dan beredar luas pada hari Minggu lalu (30/4/2017), kami langsung melakukan pengecekan di sejumlah titik. Hasilnya tidak ada kejadian itu di wilayah hukum kami,” ujar Kapolsek Purwosari, AKP. I Made Suardana, Kamis (4/5/2017).

Dia mengatakan, pihaknya mengerahkan semua petugas Bhabinkamtibmas di 14 desa dan satu kelurahan di wilayahnya untuk mengecek kebenaran peristiwa itu. Termasuk mencocokkan kontruksi jalan paving yang mirip dengan gambar. Karena tidak semua jalan di desa tersebut terbuat dari paving.

“Sedangkan untuk memastikan adanya korban kita juga koordinasi dengan petugas kesehatan, baik yang ada di puskesmas atau bidan desa,” katanya.

Made mengakui sejak adanya gambar tersebut di media sosial dan jejaring, pihaknya banyak dikonfirmasi dari berbagai pihak. Baik dari perorangan maupun institusinya sendiri. Pihaknya menilai dan menganalisis bahwa gambar tersebut bukan merupakan korban ledakan hp tetapi kejadian laka lantas.

“Kalau ledakan ya tidak seperti itu, bisa dimungkinkan itu kecelakaan di jalan. Yang jelas kejadian itu bukan di Purwosari Pasuruan,” ucapnya.

Penulis: Kontributor Pasuruan, Moh. Anas
Editor: Erlangga Djumena”.

——

(3) Post sebelumnya di http://bit.ly/2NwuqId.

======

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/681770108822194/