[HOAKS] Video Telur Palsu Beredar di Ampenan

Sumber: Media Sosial
https://www.facebook.com/mariemar.muani…/…/2020562331519492/
https://www.facebook.com/faiz.ifa.…/videos/2118080715087864/
https://www.facebook.com/oniey.pmtg/videos/1872811149405550/

Ringkasan:
Isu telur palsu di Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) beredar melalui sebuah video adalah HOAX. Dilansir dari lombokpost.net dan radarlombok.co.id, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Aminurrahman dan Kapolres Mataram AKBP Muhammad menyatakan isu tersebut tidak benar setelah melalui serangkaian investigasi dan tes terhadap produk telur yang ada di daerah Ampenan. Untuk penjelasan lebih lengkap, baca pada bagian Narasi dan Penjelasan Lengkap di bawah ini.

Narasi: Ketiga akun memposting video disertai narasi yang mirip, yakni:

Narasi 1 (Mariemar Muaniez):
Di Ampenan…
Telur palsu

Narasi 2 (Latifha Asa):
Hati hati telur palsu sudah beredar di Ampenan.

Narasi 3 (Oniey Tmpn Pmtg):
Di Ampenan..
Telur PALSU

Penjelasan Lengkap:
Beredar sebuah video di Media Sosial yang mengklaim bahwa telah beredar telur palsu. Dari narasi penyebar video tersebut (akun Mariemar Muaniez, Latiifha Asa, dan Oniey Tmpn Pmtng) diketahui bahwa isu telur palsu itu beredar di Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menanggapi isu tersebut, dilansir dari radarlombok.co.id, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Aminurrahman, mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi lapangan pada tanggal 16 Februari 2018 ke Toko Alfa yang beralamat di Jalan Seruni Ampenan. Melalui uji fisik dan organoleptik pada telur yang dijual di toko tersebut diketahui bahwa semua telur itu normal dengan ciri-ciri putih dan kuning telur terpisah, selaput membran telur baik, dan bau khas amis telur.

Tak hanya melakukan investigasi di toko tersebut, Aminurrahman beserta timnya pun melakukan investigasi ke agen telur UD Cicillia yang beralamat di Gang Aster depan Pasar ACC Ampenan. Di tempat agen telur itu, Aminurrahman dan timnya melakukan tes dan hasilnya pun sama, yakni semua telur normal dan tidak ditemukan adanya telur palsu.

Selain Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, investigasi telur palsu juga dilakukan oleh pihak Kepolisian. Dilansir dari lombokpost.net, Kapolres Mataram AKBP Muhammad, mengatakan, pihaknya langsung melakukan investigasi setelah mendengar kabar isu adanya telur palsu di Ampenan. Dipimpin oleh Kapolsek Ampenan Kompol I Wayan Suteja, pihak kepolisian melakukan pengecekan dan membeli telur ayam ras di tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu, AKBP Muhammad mengatakan, tim kepolisian memecahkan semua telur yang telah dibeli dari TKP dan tidak ditemukan adanya telur palsu seperti yang diklaim dalam video. ”Yang isinya dua kuning itu kan biasa. Memang ada beberapa yang seperti itu dan bukan berarti palsu, normal itu,” ujar AKBP Muhammad dilansir dari lombokpost.net (19/2).

Tersebarnya video isu telur palsu, menurut AKBP Muhammad, disinyalir hanya untuk membuat keresahan di masyarakat. Oleh sebab itu, Muhammad mengimbau kepada masyarakat agar melakukan klarifikasi apabila melihat dan mendengar kabar yang meresahkan. ”Tetap tingkatkan kewaspadaan juga. Jangan lupa untuk selalu lakukan kroscek,” kata Muhammad.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka isu telur palsu di Ampenan, Mataram, NTB tidak benar. Dengan demikian, isu tersebut masuk kategori Hoax.

Referensi:
http://www.lombokpost.net/…/polisi-buru-pembuat-video-telu…/
http://www.lombokpost.net/…/19/berburu-telur-palsu-hasilnya/
https://radarlombok.co.id/polisi-usut-penyebar-video-hoax-s…