[DISINFORMASI] “Kak Seto Marah Dengan Film Naura”

“Memotong konteks menggunakan bahan berita di bagian “”Saya sempet panas. Kemarin pagi terima SMS yang bilang film ini menyudutkan umat Islam segala macam,” ujar Seto Mulyadi, di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 November 2017.” yang dipakai untuk judul, padahal kelanjutannya adalah “Penasaran dengan kabar tersebut, pria yang akrab disapa Kak Seto ini mencari tahu kebenarannya dengan menonton langsung di bioskop. Hasilnya, dia tak menemukan tudingan yang belakangan ramai diperbincangkan.”.
Modus tipikal untuk umpan klik agar traffic mengalir ke situs.”

 

SUMBER
(1) https://goo.gl/5twXVi, sudah dibagikan 362 kali ketika tangkapan layar dibuat.
(2) https://goo.gl/ydS1U9 < tap atau klik untuk melihat akun-akun yang membagikan (public posts).
(3) https://goo.gl/2wCcbf, laman yang dibagikan di poin (1).
(4) https://goo.gl/4ccUW7, “media” dan akun lain yang mempublikasikan.

NARASI
“Ka seto MARAH dg film Naura….
Pertanda iman melekat dlm jiwa Beliau
Yg cuex agamanya di lecehkan jangan2 hidungnya pesex..?”.

PENJELASAN
Memotong konteks menggunakan bahan berita di bagian “”Saya sempet panas. Kemarin pagi terima SMS yang bilang film ini menyudutkan umat Islam segala macam,” ujar Seto Mulyadi, di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 November 2017.” yang dipakai untuk judul, padahal kelanjutannya adalah “Penasaran dengan kabar tersebut, pria yang akrab disapa Kak Seto ini mencari tahu kebenarannya dengan menonton langsung di bioskop. Hasilnya, dia tak menemukan tudingan yang belakangan ramai diperbincangkan.”.
Modus tipikal untuk umpan klik agar traffic mengalir ke situs.

REFERENSI
(1) https://goo.gl/2wCcbf, “Soal Film Naura, Kak Seto: Saya tak Terima Agama Saya Dilecehkan
Ganda Pahlawan month ago Indonesia
Jawa Pos
Polemik film anak Naura dan Genk Juara yang dinilai melecehkan agama tertentu, dalam hal ini Islam, masih mengundang beragam tanggapan.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi mengatakan dirinya sempat panas melihat kabar buruk itu karena agamanya dilecehkan.
“Ïya memang kemarin pagi saya menerima kiriman di media sosial tadi. Saya sempat panas sebagai seorang muslim, saya merasa tidak terima agama saya dilecehkan seperti itu,” katanya ketika ditanya wartawan pada 23 November 2017.
Kak Seto, begitu ia tenar disapa, kemudian menghubungi pihak-pihak yang bisa memberikan informasi. “Saya dengan segala cara menghubungi pihak-pihak yang bisa menginformasikan dimana saya bisa nonton. Akhirnya di tengah kesibukan saya nonton jam 19 malam kemarin,” kata Kak Seto.
Tentang orang jahat yang bicara istighfar dan memakai atribusi Islam, ia mengatakan bahwa dirinya sempat kritik film Naura.
“Tadi saya juga menyampaikan sedikit kritik kalau misalnya hal itu diucapkan secara spontan oleh tokoh jahat, memang seyogyanya ada kata-kata yang ada assalamualaikum, ada adegan sholat misalnya, karena pada saat syuting itu kan Ramadhan. Semua anak yang muslim juga puasa. Jadi nuansa itu mungkin bisa ditampilkan sehingga ada keseimbangan,” ungkapnya.
Akan tetapi, ia meminta untuk tidak mendramatisasi film tersebut. “Tapi buat saya sendiri, tidak usah didramatisasi. Sehingga seolah menyudutkan karena kami lihat produsernya muslim, pemain-pemainnya muslim. Kemarin waktu saya nonton ada 70% ibu yang hadir juga memakai jilbab, muslim juga. Waktu saya tanya bagaimana mana. Respons mereka, filmnya bagus,” ungkapnya.”.
.
(2) https://goo.gl/fmubBF, “Dengar Kabar Film Naura Lecehkan Islam, Kak Seto Sempat Emosi
Reporter: Tabloid Bintang
Editor: Nunuy Nurhayati
Kamis, 23 November 2017 16:35 WIB
Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto usai menonton film Naura & Gank Juara. TABLOIDBINTANG.COM
TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi, sempat emosi mendengar kabar film Naura & Genk Juara, yang dibintangi anak Nola B3, melecehkan Islam.
Baca: Nola B3 Kutip Pernyataan LSF Soal Film Naura dan Genk Juara
“Saya sempet panas. Kemarin pagi terima SMS yang bilang film ini menyudutkan umat Islam segala macam,” ujar Seto Mulyadi, di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 November 2017.
Penasaran dengan kabar tersebut, pria yang akrab disapa Kak Seto ini mencari tahu kebenarannya dengan menonton langsung di bioskop. Hasilnya, dia tak menemukan tudingan yang belakangan ramai diperbincangkan.
“Akhirnya kami nonton dan melihat dengan melotot. Kami tidak menemukan apa yang dikhawatirkan itu. Ada catatan. Tapi film itu menjawab kerinduan jutaan anak Indonesia,” tuturnya.
Setelah menonton filmnya, Kak Seto memiliki catatan kecil untuk film besutan Eugene Panji tersebut.
“Mungkin akan seimbang kalau anak yang baik-baik ini mengucapkan assalamualaikum, ada adegan salat. Jadi tidak terkesan yang muslim itu yang jahat, itu supaya tidak menimbulkan dugaan-dugaan demikian,” kata Kak Seto.
Menurut kacamata Seto Mulyadi, film Naura & Genk Juara sangat memperhatikan etika dan estetika. Begitu juga kegembiraan anak-anak dan koreografi di alam digambarkan dengan indah.
Selebihnya, Kak Seto tak menemukan unsur negatif yang dihebohkan. “Saya denger astagfirullah saat kaget. Tapi yang saya tunggu kayak takbir kok enggak ada,” ucapnya.
Film Naura & Genk Juara sempat viral di jagat maya, karena dituding mengandung unsur SARA dan dianggap melecehkan Islam, yakni saat adegan tokoh penjahat menyebut kata takbir.
TABLOIDBINTANG.COM”.

CATATAN
Persoalan lama, saya buat post-nya untuk keperluan entry basis data hoax di turnbackhoax.id

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/581821398817066/