[DISINFORMASI] “Begini Kreativitas dan Hasil Karya Anaknya Pleicieden? Serius Nanya Niy”

“Sekoci menghubungi Dina Watanabe yang saat ini menetap di Shizuoka, Jepang. Menurut Dina, memang betul ia yang memposting thread tentang Patung Burung Garuda. Patung itu pun asli. Dina dan seorang temannya melihat patung Burung Garuda itu di Rose Bud, sebuah butik di Yokohama pada Kamis, 26 Januari 2017. Tetapi ada orang yang telah mengedit threadnya dan menambahkan foto Bapak Joko Widodo dan keluarga. Seolah menghubungkan mata satu pada perisai Garuda dengan mural mata satu pada dinding Cafe Markobar milik Gibran yang telah dihapus beberapa waktu yang lalu.
“Saya memposting thread itu pada tanggal 27 Januari, tanpa tendensi apa-apa. Saya hanya memposting foto Burung Garuda, tapi ada orang yang telah menambahkan foto Pak Jokowi rame-rame,” kata Dina pada Sekoci. Dina menjelaskan kalau patung Burung Garuda itu asli, terbuat dari kayu. Dina pun telah melaporkannya ke KBRI Tokyo dan pihak KBRI telah menegur manajemen toko yang memajang patung tersebut. Pihak toko berjanji akan menurunkannya dari rak pajangan. Dina mengirimkan cuplikan layar threadnya yang asli dan foto-foto patung Burung Garuda yang ia ambil di Rose Bud pada Sekoci.
Kesimpulan, patung Burung Garuda itu benar ada dan masalah ini telah diselesaikan oleh pihak KBRI Tokyo. Hanya saja thread Dina Watanabe telah dimanipulasi oleh seseorang dengan menambahkan foto Bapak Joko Widodo dan keluarga di cafe milik Gibran.”

 

SUMBER
(1) Informasi dari salah satu anggota MAFINDO di grup Whatsapp.
(2) https://goo.gl/sHgyjK, sudah dibagikan 386 kali ketika tangkapan layar dibuat.

NARASI
“Begini kreativitas dan hasil karya anaknya pleicieden? Serius nanya niy
Termasuk pelecehan bukan ya kalo anak pleicieden yang bikin ? Serius nanya niy
Cebongers kira kira bersuara atau diam ya ? Serius nanya niy”.

PENJELASAN
“Sekoci menghubungi Dina Watanabe yang saat ini menetap di Shizuoka, Jepang. Menurut Dina, memang betul ia yang memposting thread tentang Patung Burung Garuda. Patung itu pun asli. Dina dan seorang temannya melihat patung Burung Garuda itu di Rose Bud, sebuah butik di Yokohama pada Kamis, 26 Januari 2017. Tetapi ada orang yang telah mengedit threadnya dan menambahkan foto Bapak Joko Widodo dan keluarga. Seolah menghubungkan mata satu pada perisai Garuda dengan mural mata satu pada dinding Cafe Markobar milik Gibran yang telah dihapus beberapa waktu yang lalu.
“Saya memposting thread itu pada tanggal 27 Januari, tanpa tendensi apa-apa. Saya hanya memposting foto Burung Garuda, tapi ada orang yang telah menambahkan foto Pak Jokowi rame-rame,” kata Dina pada Sekoci. Dina menjelaskan kalau patung Burung Garuda itu asli, terbuat dari kayu. Dina pun telah melaporkannya ke KBRI Tokyo dan pihak KBRI telah menegur manajemen toko yang memajang patung tersebut. Pihak toko berjanji akan menurunkannya dari rak pajangan. Dina mengirimkan cuplikan layar threadnya yang asli dan foto-foto patung Burung Garuda yang ia ambil di Rose Bud pada Sekoci.
Kesimpulan, patung Burung Garuda itu benar ada dan masalah ini telah diselesaikan oleh pihak KBRI Tokyo. Hanya saja thread Dina Watanabe telah dimanipulasi oleh seseorang dengan menambahkan foto Bapak Joko Widodo dan keluarga di cafe milik Gibran.”

REFERENSI
(1) https://goo.gl/6hjwP3, “[EKSKLUSIF] Penjelasan Dina Watanabe tentang Mata Satu pada Patung Garuda
Sebuah cuplikan layar (screenshot) postingan akun Facebook atas nama Dina Watanabe menjadi viral di media sosial. Pada cuplikan layar tersebut terdapat beberapa foto patung Burung Garuda yang menggenggam tulisan Bhinneka Tunggal Ika. Terasa janggal karena yang tampak pada bagian perisai di dada Garuda bukanlah simbol-simbol sila Pancasila melainkan sebuah mata. Pada sudut kanan bawah cuplikan layar terdapat foto Bapak Joko Widodo beserta keluarga didampingi oleh beberapa orang di cafe milik Gibran, putra Bapak Jokowi. Pada bagian kanan atas ada tulisan Dina Watanabe.
Kami salin thread Dina sebagai berikut:
———-
Temen” apakah pernah liat lambang negara Kita Burung Garuda yg seperti ini ,? ? sumpah kemarin gw be2 ma mpok ErosChibi Idana Jorakuji, ngeliatnya di shop Rose Bud, Yokohama, terus terang Kita be2 kaget & terbengong bengong, sambil ngomong keterlaluan sekali ini Seni man yg bikinnya, krn Kita ber2 penasaran akhirnya Kita Tanya Sama staf butik, dimana dia beli , apakah tau artinya, sambil kami menerangkan arti Burung Garuda & arti Bhineka Tunggal Ika buat Negara Kita, sambil ter oo,,?, itu staf menerengkan banyak pembeli yg suka dgn symbol ini ‘ para pengunjung bilang ‘keren’/ kakkoi, penasaran kami blom terjawab sekali lg kami tanya di dapat dari mana,,? Akhirnya dia jwb, dia lupa tp yg pasti meneger nya yg bawa’,, sambil nyengir# miris# akhirnya kami sudahin percakapan Kami ? & kembali fokus shopping shopping, bungkus bungkus ?
———-
Banyak yang meragukan keaslian foto patung Burung Garuda tersebut dan menganggap foto itu telah diedit.
Sekoci menghubungi Dina Watanabe yang saat ini menetap di Shizuoka, Jepang.
Menurut Dina, memang betul ia yang memposting thread tentang Patung Burung Garuda. Patung itu pun asli. Dina dan seorang temannya melihat patung Burung Garuda itu di Rose Bud, sebuah butik di Yokohama pada Kamis, 26 Januari 2017. Tetapi ada orang yang telah mengedit threadnya dan menambahkan foto Bapak Joko Widodo dan keluarga. Seolah menghubungkan mata satu pada perisai Garuda dengan mural mata satu pada dinding Cafe Markobar milik Gibran yang telah dihapus beberapa waktu yang lalu.
“Saya memposting thread itu pada tanggal 27 Januari, tanpa tendensi apa-apa. Saya hanya memposting foto Burung Garuda, tapi ada orang yang telah menambahkan foto Pak Jokowi rame-rame,” kata Dina pada Sekoci.
Dina menjelaskan kalau patung Burung Garuda itu asli, terbuat dari kayu. Dina pun telah melaporkannya ke KBRI Tokyo dan pihak KBRI telah menegur manajemen toko yang memajang patung tersebut. Pihak toko berjanji akan menurunkannya dari rak pajangan.
Dina mengirimkan cuplikan layar threadnya yang asli dan foto-foto patung Burung Garuda yang ia ambil di Rose Bud pada Sekoci.
Kesimpulan, patung Burung Garuda itu benar ada dan masalah ini telah diselesaikan oleh pihak KBRI Tokyo. Hanya saja thread Dina Watanabe telah dimanipulasi oleh seseorang dengan menambahkan foto Bapak Joko Widodo dan keluarga di cafe milik Gibran.
———-
Mari tabayyun sebelum menyebarkan sebuah berita.
Salam Icokes!
Sekoci tidak hanya memberantas hoax tapi juga mengedukasi.
Join our group, like our page, follow our twitter, visit our web and stay updated!
Group: https://www.facebook.com/groups/icokes/
FP: https://web.facebook.com/sekoci.indo/
Twitter: @teamsekoci
Web: www.hoaxes.id“.
.
(2) https://goo.gl/cgcSJ2, “Pasang Gambar Mata Satu di Kafe, Ini Penjelasan Gibran Jokowi
Rabu, 13 Mei 2015 14:18
Penulis: Arai Amelya
Dirly Idol – Gibran Rakabuming – Tyo Nugros ©Merdeka
Kapanlagi Plus – Selama beberapa hari terakhir, sosok Gibran Rakabuming kembali jadi bahan pembicaraan. Bukan karena rencana pernikahannya dengan Selvi Ananda yang bakal digelar 11 Juni nanti, tapi karena kafe miliknya yang bernama Markobar (Martabak Kotta Baru) di Solo. Setelah menimbulkan pro-kontra, Gibran akhirnya angkat bicara.
Jika kamu ketinggalan, waktu itu Markobar mendapat sorotan karena memiliki salah satu mural alias hiasan gambar di dinding sosok pria bermata satu. Foto itu kemudian disebarkan oleh Jonru, seorang aktivis media sosial yang kerap mengkritik tajam akan kebijakan Presiden Jokowi, ayah Gibran. Dalam penjelasannya, Gibran menolak jika gambar mata satu di Markobar dikaitkan dengan simbol Illuminati dan Freemason atau Dajjal alias simbol setan.
“Mata satu atau mulut satu di Markobar itu punya arti penyatuan visi misi saya dengan Arif Setyobudi, salah satu pemilik Markobar. Satu bahasa dan satu pandangan dalam menjalankan bisnis ke depan. Lambang segitiga di sekeliling mata itu adalah tanda dibukanya cabang ketiga Markobar yaitu di samping Solo Grand Mall (SGM) ini. Cabang di SGM juga pondasi sebelum Markobar diluncurkan ke luar kota,” papar Gibran seperti dilansir Merdeka.
Inilah lambang pria mata satu di Markobar ©Merdeka
Pemilik katering Chilli Pari ini juga menjelaskan jika sosok pria yang memakai jas dan kemeja rapi itu berarti sebuah keseriusan dalam membangun bisnis. Gibran juga menambahkan kalau kata YES YOU CAN itu bukanlah mengacu pada slogan kampanye Presiden Obama. Karena YES YOU CAN bisa bermakna sebuah optimisme, semangat dan harapan.
“Terimakasih banyak bang Jonru. Berkat bang Jonru, Markobar makin dikenal di dunia maya. Saya tak perlu keluar uang untuk promosi. Dan sepertinya para pelanggan saya tidak ada yang merasa terganggu dengan gambar mata satu,” usai Gibran.
Nah, kamu yang tinggal di Solo, apa sudah pernah mencoba makan di Markobar?
(mdk/aia)
Editor: Arai Amelya”.

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/579685649030641/