[HOAX] “Telah Allah Cabut Rasa Sakit Pada Pemuda Palestina Ini Ketika Tembakan Kafir Zionis Tepat Mengenai Dada Kirinya”

“Hoax lama yang narasinya dirubah, foto yang digunakan adalah bagian dari adegan sebuah film dengan judul “Mamlakat al-Naml” (“The Kingdom of Ants”). Cuplikan film tersebut bisa dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=H4lg2QQYShU.”

 

SUMBER
(1) https://goo.gl/TfJT8J, sudah dibagikan 29.833 kali ketika tangkapan layar dibuat.
(2) https://goo.gl/hMRpn1 < tap atau klik untuk melihat akun lain yang menyebarkan di Facebook (public posts).

NARASI
“Terlihat di wajah,,telah Allah cabut rasa sakit pada pemuda Palestina ini ketika tembakan Kafir Zionis tepat mengenai dada kirinya ?? Syurga menunggumu wahai mujahid ✊✊✊ Sewaktu ketika orang Palestina di tanya , kenapa kalian tidak pindah saja,kalian cari negara-negara yg lebih nyaman ada Indonesia, Brunei, Malaysia, dll, kenapa kalian masih menghadapi Zionis Israel yang sangat arogan, yg dzolim yg sombong dan yg gak punya perasaan. Masya Allah,, jawaban mereka sangat menyentuh hati luar biasa “kalau kami tinggalkan, kami pergi, berarti kami kalah di mata Allah, klo bukan kami siapa lagi yang akan menjaga titipan Allah, rumah suci,baitul maqdis, masjidil aqsa. Biarkan kami mewakili kalian semua, BIARKAN KAMI YG MEWAKILI KALIAN SEMUA ,seluruh umat islam yang di dunia ini, kami akan jaga Palestina dan akan jaga warisan allah . KAMI SIAP MATI DEMI MENJAGA WARISAN DARI ALLAH BERUPA TANAH SUCI,BIARKAN KAMI BERMANDIKAN DARAH,BIARKAN SAMPAI TETES DARAH TERAKHIR KAMI. SUBHANALLAH. Kalimat mujahid menusuk hati kita, berarti semua saudara kita yang ada di Palestina sedang mewakili kita semua berjuang dengan sekuat tenaga sampai tetes terakhir untuk menjaga warisan indah dari Allah.. SUBHANALLAH ?? LALU PERTANYAANNYA APA YANG SUDAH KITA BERIKAN PADA SAUDARA KAMI YG DI PALESTINA ???? Begitu hebat mereka berani mati karena Allah, ini yg kami kagumin dari orang Palestina ,dan semangat orang-orang Palestina SUBHANALLAH .. Aamiin ya allah kabulkanlah doa mereka aamiin, aaminn,aamiin.”.

PENJELASAN
Hoax lama yang narasinya dirubah, foto yang digunakan adalah bagian dari adegan sebuah film dengan judul “Mamlakat al-Naml” (“The Kingdom of Ants”). Cuplikan film tersebut bisa dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=H4lg2QQYShU.

REFERENSI
(1) https://goo.gl/o3YBPA, “Director of Photography and Lighting Zbigniew Brzezinski Editor Khaled Waleed Helmi – Soundtrack Waleed Al-Hashim Vocalist Fawzi Thabet – Khalid Bin Younis Production of Lipla International (Syria) – Dafaf (Tunisia) – Sector Production (Egypt) – art Starring: Saba Mubarak – Jameel Awwad – Juliet Awad – Munther Rihanna – Sabah Bouzaita – The child Abdul Latif Othman and special participation of the artist Abed Fahad” (Google Translate).
.
(2) https://goo.gl/zQVLi3, “Fakta Periksa > Fauxtografi
Ditembak Melalui Hati
Sebuah foto yang konon menunjukkan seorang pemuda Palestina setelah dia ditembak di jantung oleh seorang tentara Israel sebenarnya masih berasal dari sebuah film.
KLAIM
Sebuah foto menunjukkan seorang bocah Palestina setelah dia ditembak di jantung oleh seorang tentara Israel selama Intifadah Pertama.
RATING
SALAH
ASAL
Pada bulan Januari 2017, sebuah gambar yang konon menunjukkan seorang pemuda Palestina setelah dia ditembak di jantung oleh seorang tentara Israel telah disirkulasikan kembali di media sosial:
Anak laki-laki Palestina yang tidak bersenjata itu baru saja ditembak oleh seorang Polisi Israel yang memberikan pandangan terakhir dan pembekuannya kepada pembunuhnya … Mengapa gambar ini tidak menjadi virus dan dimiliki oleh orang-orang di dinding Facebook mereka … mengapa … ?? Mengapa…?? Mengapa…???
israeli boy
Citra ini telah beredar selama beberapa tahun dan sering dikaitkan dengan klaim yang lebih rinci yang menegaskan bahwa ini adalah foto yang diambil antara tahun 1987 dan 1993 selama Intifadah Pertama:
gambar twitter
Gambar ini tidak menunjukkan kematian seorang anak muda Palestina; Sebaliknya, ini adalah bingkai diam yang diambil dari film 2012 Mamlakat al- Naml ( Kerajaan Semut) . Adegan yang digambarkan dalam gambar bisa dilihat sekilas pada tanda 3.34 dari trailer film:
Kingdom of Ants disutradarai oleh Chawki Mejri dan pertama kali dirilis di Tunisia pada bulan Maret 2012:
Orang-orang Palestina memiliki tradisi yang mengakar. Meski mereka belum bisa mengalahkan penindas mereka, meski belum bisa mempelajari filosofi kekalahan. Musuh mereka melihat ini di dalamnya dan sutradara Chawki al-Mejri ingin menunjukkannya ke seluruh dunia.
Mamlakat al-Naml (Kerajaan Semut), segera hadir di bioskop-teater Lebanon, adalah penggambaran puitis Palestina di bioskop.
Film tersebut tidak mendokumentasikan perjuangan Palestina. Melainkan, itu menenun legenda yang menyentuh hati dan bukan pikiran.” (Google Translate).
.
(3) https://goo.gl/eAkVXp, “Fact Check > Fauxtography
Shot Through the Heart
A photograph purportedly showing a young Palestinian boy after he was shot in the heart by an Israeli soldier is actually a still from a movie.
CLAIM
A photograph shows a Palestinian boy after he was shot in the heart by an Israeli soldier during the First Intifada.
RATING
FALSE
ORIGIN
In January 2017, an image purportedly showing a young Palestinian boy after he was shot in the heart by an Israeli soldier was recirculated on social media:
The unarmed Palestinian boy just after being shot by an Israeli Police giving his last and freezing look at his killer…Why doesn’t this picture become viral and shared by people on their Facebook wall…why…?? why…?? why…???
israeli boy
This image has been circulating for several years and is often attached to a more detailed claim which asserted that this is a photograph was taken between 1987 and 1993 during the First Intifada:
twitter image
This image does not show the death of a young Palestinian boy; rather, it is a still frame taken from the 2012 film Mamlakat al-Naml (Kingdom of Ants). The scene depicted in the image can be glimpsed at the 3:34 mark of the movie’s trailer:
Kingdom of Ants was directed by Chawki Mejri and was first released in Tunisia in March 2012:
Palestinians have deep-rooted traditions. Although they have not yet been able to beat their oppressors, they have not yet learned the philosophy of defeat. Their enemy saw this in them and director Chawki al-Mejri wanted to show it to the entire world.
Mamlakat al-Naml (The Kingdom of Ants), coming soon to Lebanese theaters, is a poetic portrayal of Palestine in cinema.
The film does not document the Palestinian struggle. Rather, it weaves legends that touch the heart and not the mind.”

CATATAN
Sebelumnya sudah pernah dibahas di https://goo.gl/fY3tvV (tahun 2015).

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/570041516661721/