[HOAX] “Ternyata Indonesia Dibodohkan Dengan Air Mineral”

“Terkait hal itu, pihak produsen AQUA klarifikasi, dilansir aqua.com, bahwa produsen minuman kemasan AQUA merupakan air mineral dengan sumber air yang berasal dari pegunungan vulkanik. Jadi, air hujan yang jatuh dan terserap dalam lapisan pegunungan, akan mengalami mineralisasi secara alami.
Nah, saat proses tersebut, ada beberapa jenis mineral alami adalah fluorida. Kandungan tersebut adalah salah satu gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, AQUA menegaskan bahwa air munim kemasannya aman dikonsumsi.
Tak hanya pihak AQUA yang menegaskan, Kementerian Kesehatan dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa 1,5 miligram kandungan fluoride aman dikunsumsi atau diminum.
Demi kenyamanan konsumen, produsen AQUA juga selalu memantau secara berkala mengenai kandungan fluoride dalam air kemasan miliknya. Sebagai produk AMDK, Aqua juga mendapatkan sertifikat SNI, serta dipantau oleh Lembaga Sertifikasi Produk.
“Fluoride merupakan kandungan mineral alami yang terdapat dalam sumber air. Mineral ini berkhasiat bagi tubuh sebagai salah satu zat gizi mikro. Jika dikonsumsi dalam jumlah cukup, fluoride bermanfaat untuk mencegah karies gigi dan berperan penting dalam pembentukan email gigi pada anak-anak,” tulis AQUA dalam rilisnya.
Perlu diketahui, pemerintah telah menetapkan batasan kandungan fluorida dalam air minum melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum, yaitu tidak lebih dari 1,5 mg/l.
Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No 75 Tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia.
Untuk itu, Kandungan fluorida dalam air mineral diatur dalam SNI 01-3553-2006 tentang Air Minum dalam Kemasan, yang bersifat wajib melalui Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 96 Tahun 2011. Kandungan fluorida juga diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.”.

 

SUMBER
http://www.media-trendterheboh.com/2016/05/ibuuuuuu-bapakkkkkk-saudara.html

NARASI
“Setelah 22 tahun melakukan penelitian, akhirnya Harvard University menambah temuan betapa bahayanya Air Mineral yang mengandung Flourida yang saat ini juga terdapat dalam Air Mineral seperti Aqua kepunyaan Danone, tidak hanya Aqua saja yang kini sahamnya dibeli Danone juga mengandung Zat Flourida.
Termuan terkini dari Harvard University bahwa Air Mineral dengan Fluorida juga mengurangi IQ anak-anak. Sebuah pertanyaan besar jika Danone melalui Aqua menanamkan Zat berbahaya ini di minuman anak-anak Indonesia, dalam target apa untuk puluhan tahun mendatang?
Dalam temuan itu juga membuktikan bahwa Air dengan fluorida di berbagai Negara yang mengonsumsinya termasuk Indonesia ditemukan fakta bahwa anak-anak yang tinggal di Daerah air yang mengandung konsentrasi tinggi fluorida dan meminum Air Mineral dengan kandungan Flourida seperti Indinesia salah satunya Koefisien Intelektualnya sangat rendah. Saya melihat ini sebuah unsur kesengajaan mengapa kemudian pihak Danone menggunakan Zidane sebagai idola untuk kampanye Air Mineral ini di Indonesia disebabkan Zidane muslim dan penduduk Indonesia juga mayoritas muslim.Oleh karena itu, para Ilmuwan dari Universitas Harvard melakukan studi besar dengan mengumpulkan hasil penelitian sebelumnya dalam periode 22 tahun, di mana mereka mempelajari Efek air dengan Fluorida pada anak-anak.
Hasilnya menunjukkan bahwa fluorida dapat mempengaruhi perkembangan otak anak-anak untuk tingkat yang lebih besar yang mempengaruhi orang dewasa.
Selain itu dalam laporan tersebut bahwa fluorida dapat menyebabkan :
Kerusakan hippocampus, mengurangi kadar lipid, plakat pembentukan beta-amiloid (kelainan yang terjadi pada penyakit Alzheimer), eksaserbasi cedera, kerusakan pada sistem pertahanan dan antioksidan, peningkatan dalam aluminium, akumulasi fluoride dalam kelenjar pineal yang kesemuanya ada didalam Otak Manusia.
Dan studi telah menemukan bahwa fluorida berlebih didalam tubuh dapat menyebabkan gejala-gejala sebagai berikut :
Hiperaktif atau kelesuan
Gangguan otot
Radang sendi
Demensia
Tidak aktifnya 62 enzim dan menghambat lebih dari 100 Enzim
Menghambat pembentukan antibodi
Kematian sel
Patah tulang
Beberapa jenis kanker dalam tulang.
Begitu besarnya Kampanye minum mineral berflourida ini sungguh sebuah pertanyaan besar untuk kita, apa yang direncanakan Zionisme dalam jangka panjang?
Menciptakan orang-orang selain anggota Zionis menjadi bodoh sehingga bisa dikuasai?” (selengkapnya di poin (4) bagian “REFERENSI”).

PENJELASAN
“Terkait hal itu, pihak produsen AQUA klarifikasi, dilansir aqua.com, bahwa produsen minuman kemasan AQUA merupakan air mineral dengan sumber air yang berasal dari pegunungan vulkanik. Jadi, air hujan yang jatuh dan terserap dalam lapisan pegunungan, akan mengalami mineralisasi secara alami.
Nah, saat proses tersebut, ada beberapa jenis mineral alami adalah fluorida. Kandungan tersebut adalah salah satu gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, AQUA menegaskan bahwa air munim kemasannya aman dikonsumsi.
Tak hanya pihak AQUA yang menegaskan, Kementerian Kesehatan dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa 1,5 miligram kandungan fluoride aman dikunsumsi atau diminum.
Demi kenyamanan konsumen, produsen AQUA juga selalu memantau secara berkala mengenai kandungan fluoride dalam air kemasan miliknya. Sebagai produk AMDK, Aqua juga mendapatkan sertifikat SNI, serta dipantau oleh Lembaga Sertifikasi Produk.
“Fluoride merupakan kandungan mineral alami yang terdapat dalam sumber air. Mineral ini berkhasiat bagi tubuh sebagai salah satu zat gizi mikro. Jika dikonsumsi dalam jumlah cukup, fluoride bermanfaat untuk mencegah karies gigi dan berperan penting dalam pembentukan email gigi pada anak-anak,” tulis AQUA dalam rilisnya.
Perlu diketahui, pemerintah telah menetapkan batasan kandungan fluorida dalam air minum melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum, yaitu tidak lebih dari 1,5 mg/l.
Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No 75 Tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia.
Untuk itu, Kandungan fluorida dalam air mineral diatur dalam SNI 01-3553-2006 tentang Air Minum dalam Kemasan, yang bersifat wajib melalui Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 96 Tahun 2011. Kandungan fluorida juga diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.”.

CATATAN
Sebelumnya pernah dibahas di post https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/208616682804208/.

REFERENSI
(1) http://news.liputan6.com/read/2944870/awas-berita-hoax-mengenai-fluoride-pada-air-minum-kemasan, “Awas! Berita Hoax Mengenai Fluoride Pada Air Minum Kemasan
Liputan6
08 Mei 2017, 15:30 WIB
Salah satu yang sedang beredar adalah mengenai kandungan fluoride pada air minum dalam kemasan yang dianggap berbahaya
Liputan6.com, Jakarta Masyakarat Indonesia kini sedang dihadapi dengan musuh berbahaya yaitu berita bohong atau biasa dikenal dengan berita Hoax!. Akibatnya mereka yang sudah terlanjur percaya dengan berita tersebut, akan terpengaruh dan seseorang akan dirugikan atas berita Hoax tersebut.
Salah satu yang sedang beredar adalah mengenai kandungan fluoride pada air minum dalam kemasan yang dianggap berbahaya. Dalam berita hoax tersebut, perusahaan air minum kemasan AQUA masuk dalam daftar yang dianggap bahaya itu.
BACA JUGA
BPOM Buka Suara Tentang Teh Celup Mengandung Racun
BPOM Pastikan Kabar Makanan Kaleng Mengandung Virus HIV Itu Hoax
Nasi Berwarna Biru Hitam Mengandung Bahan Kimia? Simak Kata BPOM
Terkait hal itu, pihak produsen AQUA klarifikasi, dilansir aqua.com, bahwa produsen minuman kemasan AQUA merupakan air mineral dengan sumber air yang berasal dari pegunungan vulkanik. Jadi, air hujan yang jatuh dan terserap dalam lapisan pegunungan, akan mengalami mineralisasi secara alami.
Nah, saat proses tersebut, ada beberapa jenis mineral alami adalah fluorida. Kandungan tersebut adalah salah satu gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, AQUA menegaskan bahwa air munim kemasannya aman dikonsumsi.
Tak hanya pihak AQUA yang menegaskan, Kementerian Kesehatan dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa 1,5 miligram kandungan fluoride aman dikunsumsi atau diminum.
Demi kenyamanan konsumen, produsen AQUA juga selalu memantau secara berkala mengenai kandungan fluoride dalam air kemasan miliknya. Sebagai produk AMDK, Aqua juga mendapatkan sertifikat SNI, serta dipantau oleh Lembaga Sertifikasi Produk.
“Fluoride merupakan kandungan mineral alami yang terdapat dalam sumber air. Mineral ini berkhasiat bagi tubuh sebagai salah satu zat gizi mikro. Jika dikonsumsi dalam jumlah cukup, fluoride bermanfaat untuk mencegah karies gigi dan berperan penting dalam pembentukan email gigi pada anak-anak,” tulis AQUA dalam rilisnya.
Perlu diketahui, pemerintah telah menetapkan batasan kandungan fluorida dalam air minum melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum, yaitu tidak lebih dari 1,5 mg/l.
Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No 75 Tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia.
Untuk itu, Kandungan fluorida dalam air mineral diatur dalam SNI 01-3553-2006 tentang Air Minum dalam Kemasan, yang bersifat wajib melalui Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 96 Tahun 2011. Kandungan fluorida juga diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.
Batasan itu pun juga ditetapkan oleh WHO tentang air minum dalam kemasan. Hal itu merujuk bahwa kandungan fluoride dalam air mineral tidak boleh melebihi 1 mg/I.
Di samping itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun menanggapi berita Hoax tersebut. dalam klarifikasinya BPOM selalu menilai terhadap keamanan, mutu, dan gizi suatu produk pangan. Penilaian itu dilakukan sebelum produk itu beredar di Indonesia.
Tak hanya itu, BPOM juga rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di Indonesia.
BPOM menghimbau bagi masyarakat agar selalu teliti membaca label. Menjadi konsumen cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh isu di media sosial. Jika masyarakat ragu atau ingin mendapatkan informasi seputar produk atau informasi lebih lanjut, Anda bisa contact center HALO BPOM 500533 atau sms ke 081 21 9999 533 dan email: halobpom@pom.go.id.
(ADV/RP)”.
.
(2) http://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/23/Klarifikasi-Badan-Pengawas-Obat-Dan-Makanan-Republik-Indonesia-Tentang-Air-Mineral.html, “Klarifikasi Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Tentang Air Mineral
8 Oktober 2015 | 11:57 WIB Dilihat 34282 Kali Hukmas
KLARIFIKASI
BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA
TENTANG AIR MINERAL YANG DIBERITAKAN TIDAK AMAN DIKONSUMSI
KARENA MENGANDUNG FLUOR
Sehubungan dengan pemberitaan di berbagai media sosial mengenai kandungan fluor dalam produk air mineral, Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:
1. Fluor merupakan salah satu zat gizi yang kebutuhannya untuk setiap orang perhari diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 75 tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia.
2. Kandungan fluor dalam Air Mineral diatur dalam dalam SNI 01-3553-2006 tentang Air Minum dalam Kemasan, yang penerapannya bersifat wajib melalui Peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 96/M-IND/PER/12/2011. Selain itu kandungan fluor juga diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.
3. Badan POM melakukan penilaian terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan sebelum diedarkan di wilayah Indonesia (pre-market evaluation).
4. Badan POM secara rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di wilayah Indonesia (post-market control).
5. Kepada masyarakat dihimbau agar teliti dalam membaca label. Jadilah konsumen cerdas yang tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar di media sosial. Jika ragu-ragu atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, hubungi Contact Center HALO BPOM 500533 atau sms ke 081.21.9999.533 atau email: halobpom@pom.go.id
Demikian penjelasan ini disampaikan untuk dapat dimanfaatkan.
Jakarta, Oktober 2015
Surat edaran terlampir”.
.
(3) http://www.pom.go.id/new/admin/dat/20151008/klarifikasi_AirMineralFlour.pdf, surat edaran klarifikasi.
.
(4) http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/chemicals/fluoride.pdf, “Fluoride in Drinking-water
Background document for development of
WHO Guidelines for Drinking-water Quality”.
.
(5) http://www.media-trendterheboh.com/2016/05/ibuuuuuu-bapakkkkkk-saudara.html, “Ibuuuuuu Bapakkkkkk Saudara-Saudarakuuuuuu”!! Miris Bacanya, Ternyata Indonesia Dibodohkan Dengan Air Mineral..Brikut Penjelasannya : Bantu sebarluas Kan Ini sangat Penting
Ibuuuuuu Bapakkkkkk Saudara-Saudarakuuuuuu”!! Miris Bacanya, Ternyata Indonesia Dibodohkan Dengan Air Mineral..Brikut Penjelasannya : Bantu sebarluas Kan Ini sangat Penting
KARTIK DEWI
Setelah 22 tahun melakukan penelitian, akhirnya Harvard University menambah temuan betapa bahayanya Air Mineral yang mengandung Flourida yang saat ini juga terdapat dalam Air Mineral seperti Aqua kepunyaan Danone, tidak hanya Aqua saja yang kini sahamnya dibeli Danone juga mengandung Zat Flourida.
Termuan terkini dari Harvard University bahwa Air Mineral dengan Fluorida juga mengurangi IQ anak-anak. Sebuah pertanyaan besar jika Danone melalui Aqua menanamkan Zat berbahaya ini di minuman anak-anak Indonesia, dalam target apa untuk puluhan tahun mendatang?
Dalam temuan itu juga membuktikan bahwa Air dengan fluorida di berbagai Negara yang mengonsumsinya termasuk Indonesia ditemukan fakta bahwa anak-anak yang tinggal di Daerah air yang mengandung konsentrasi tinggi fluorida dan meminum Air Mineral dengan kandungan Flourida seperti Indinesia salah satunya Koefisien Intelektualnya sangat rendah. Saya melihat ini sebuah unsur kesengajaan mengapa kemudian pihak Danone menggunakan Zidane sebagai idola untuk kampanye Air Mineral ini di Indonesia disebabkan Zidane muslim dan penduduk Indonesia juga mayoritas muslim.Oleh karena itu, para Ilmuwan dari Universitas Harvard melakukan studi besar dengan mengumpulkan hasil penelitian sebelumnya dalam periode 22 tahun, di mana mereka mempelajari Efek air dengan Fluorida pada anak-anak.
Hasilnya menunjukkan bahwa fluorida dapat mempengaruhi perkembangan otak anak-anak untuk tingkat yang lebih besar yang mempengaruhi orang dewasa.
Selain itu dalam laporan tersebut bahwa fluorida dapat menyebabkan :
Kerusakan hippocampus, mengurangi kadar lipid, plakat pembentukan beta-amiloid (kelainan yang terjadi pada penyakit Alzheimer), eksaserbasi cedera, kerusakan pada sistem pertahanan dan antioksidan, peningkatan dalam aluminium, akumulasi fluoride dalam kelenjar pineal yang kesemuanya ada didalam Otak Manusia.
Dan studi telah menemukan bahwa fluorida berlebih didalam tubuh dapat menyebabkan gejala-gejala sebagai berikut :
Hiperaktif atau kelesuan
Gangguan otot
Radang sendi
Demensia
Tidak aktifnya 62 enzim dan menghambat lebih dari 100 Enzim
Menghambat pembentukan antibodi
Kematian sel
Patah tulang
Beberapa jenis kanker dalam tulang.
Begitu besarnya Kampanye minum mineral berflourida ini sungguh sebuah pertanyaan besar untuk kita, apa yang direncanakan Zionisme dalam jangka panjang?
Menciptakan orang-orang selain anggota Zionis menjadi bodoh sehingga bisa dikuasai?
Saya sudah tulis hal ini dalam beberapa Artikel Saya yang telah lalu. Hubungan DANONE dan ISRAEL AQUA adalah produk DANONE yang merupakan salah satu perusahaan yang paling setia kepada israel sehingga di anugerahi JUBILEE AWARD (Jubilee Award adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh zionis israel  kepada kelompok/ perorangan/ pengusaha/ perusahaan yang dalam kurun waktu yang lama telah membantu dan mendonasikan profit usahanya kepada zionis israel.) pada tahun 1998.
Dan ini merupakan salah satu produk dari agenda kelompok ELIT HITAM dunia yang ingin mengurangi 93% populasi penduduk dunia secara jangka panjang dengan memasukkan senyawa FLOURIDE ke dalam air minum di seluruh dunia.
Saya akan lanjutkan Artikel Bahayanya Minuman Air Mineral dengan kandungan FLOURIDE dan target Zionisme International dengan kampanye besar-besaran untuk Bangsa Indonesia meminumnya. Lebih baik meminum Air biasa dari sumur yang masih bersih dan dimasak di dapur kita sendiri.
Anda ingin tahu Bagaimana Zionisme mensetting Media, membuat Anda teralihkan? Membuat Anda melihat “Penjahat” seperti Pahlawan, mencetak boneka pemimpin dunia baru dengan menjadikannya seakan-akan Nabi. Waspadalah….
Fluoride, adalah satu kata yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita, apalagi zat ini terdapat dalam pasta gigi (odol) yang pastinya dalam sehari dapat kita pakai lebih dari sekali. Malah secara umum dipersepsikan orang sebagai zat ampuh untuk memperkuat tulang gigi. Sebab itu, zat ini banyak disisipkan di dalam pasta gigi. Bahkan 66% cadangan air minum warga AS telah dicampuri zat ini secara sengaja. Namun, Fluoride yang selalu di gembar-gemborkan baik untuk gigi tersebut ternyata melalui berbagai penelitian yang dapat dipercaya dari berbagai belahan dunia terbukti menunjukkan fakta yang sebaliknya yaitu bahwa Fluoride itu berbahaya.
Jawaban yang ada mungkin akan mengejutkan kita semua. Fluoride telah diteliti banyak pakar kesehatan dan ternyata ditegaskan mengandung bahan berbahaya bagi tubuh. Antara lain bisa menyebabkan kanker tulang, oestoporosis, masalah persendian, turunnya kadar testoteron dan estrogen, dan sanggup mengkorosi lapisan enamel gigi. Bahkan dikatakan jika fluoride lebih merusak gigi ketimbang garam.
Sekarang, pergilah ke toko atau super market yang ada. Carilah racun tikus. Dan lihatlah, apa bahan utama pembuat racun tikus? Yakni Sodium Fluoride. Ini adalah zat kimia ionik yang paling beracun setelah Potasium Dikromat. [1]
Dunia medis juga telah mengetahui jika fluoride juga digunakan sebagai obat anti depresan, yang menghilangkan agresifitas dan motivasi manusia, termasuk menurunkan hasrat untuk berkembang-biak. “Fluoride memang tidak memiliki faktor yang menguntungkan secara biologis, ” tegas Dr. Rima Laibaow dari Natural Solutions Foundatio. [1]
> Robert Carlton,Ph. D., mantan ilmuan EPA AS di ‘Marketplace’ Perusahaan Broadcast Canada, pd 24 November 1992 menyebut Fluoridasi adalah KASUS PENIPUAN ILMIAH TERBESAR DI ABAD INI!!! (situs: anglicancommunion.org)
> Prof. Albert Schatz Ph.D. (Ahli Mikrobiologi) Penemu Streptomycin dan Pemenang Nobel: ‘Fluoridasi adalah PENIPUAN TERJAHAT untuk mengeruk keuntungan yang pernah dilakukan dan itu menelan korban lebih banyak dari pada bentuk penipuan lainnya.’
> Dr. Charles Gordon Heyd, Mantan Presiden Asosiasi Kesehatan Amerika: ‘Fluoride adalah RACUN YANG BISA MENGGEROGOTI; akan menyebabkan DAMPAK yang SERIUS DALAM JANGKA PANJANG.
> Agustus 2002, BELGIA MENJADI NEGARA PERTAMA DI DUNIA yang MELARANG penggunaan berbagai suplemen FLUORIDE, tablet, obat tetes, permen karet, dll yg berfluoride DITARIK DARI PASARAN KARENA BERACUN dan menyebabkan RESIKO BESAR bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Keputusan ini dikeluarkan Menteri Kesehatan Masyarakat Federal (shirleys-wellness-cafe.com/#belgium)
> FLUORIDE tidak memberi efek menyehatkan dalam mencegah kerusakan gigi dan tulang pada manusia. Th 1990 Dr. John Colquhoun melakukan penelitian pada 60.000 anak sekolah dan tidak menemukan perbedaan kerusakan pada gigi antara yg menggunakan fluoride dan yang tidak, bahkan itu ia menemukan sejumlah anak pada wilayah yang diberi fluoride menderita keropos gigi yg disebut FLUOROSIS.
> 98% wilayah Eropa Barat telah menolak fluoridasi air, termasuk Austria, Belgia, Denmark, Prancis, Italia, Luxembourgh, Jerman, Belanda, Finlandia, Swedia dan Norwegia.
Bahkan 2.378 para profesional di bidang medis menolak FLUORIDE. Berikut daftarnya:
343 PhD’s – includes DSc, Doctor of Science; EdD (Doctor of Education); DrPH (Doctor of Public Health)
326 Nurses (RN, MSN, BSN, ARNP, APRN, LNC)
322 DC’s (Doctor of Chiropractic, includes M Chiro)
276 MD’s (includes MBBS)
245 Dentists (DDS, DMD, BDS)
113 ND’s (Doctor of Naturopathic Medicine)
59 Lawyers (JD, LLB, Avvocato)
48 RDHs (Registered Dental Hygienist; also RDHAP and RDN [Registered Dental Nurse])
42 Pharmacists (Pharm.D, B. Pharm, DPh, RPH)
40 Acupuncturists (LAc – Licensed Acupuncturist, and, MAc -Master Acupuncturist)
23 DO’s (Doctor of Osteopathic Medicine)
15 Veterinarians (DMV, VMD, BVMS)
berikut tokoh lain yang juga menolak Fluoride:
Arvid Carlsson, Nobel Laureate for Physiology or Medicine, 2000
Raul Montenegro, PhD, Right Livelihood Award 2004 (known as the Alternative Nobel Prize), President of FUNAM, Professor of Evolutionary Biology, National University of Cordoba, Argentina
The current President and six past Presidents of the International Academy of Oral Medicine and Toxicology
Three scientists from the Environmental Protection Agency (EPA) Headquarters Union in Washington D.C.
Three members of the National Research Council committee who wrote the landmark 2006 report: Fluoride in Drinking Water: A Scientific Review of EPA’s Standards (Hardy Limeback, PhD, DDS; Robert L. Isaacson, PhD; Kathleen M. Thiessen, PhD)
The Board of Directors, American Academy of Environmental Medicine
Two advisory board members of the UK government sponsored “York Review”
Andy Harris, MD, former national president, Physicians for Social Responsibility, Salem, OR
Theo Colborn, PhD, co-author, Our Stolen Future
Lynn Margulis, PhD, a recipient of the National Medal of Science
Ken Cook and Richard Wiles, President and Executive Director, Environmental Working Group (EWG)
Ron Cummins, Director, Organic Consumers Association
Vyvyan Howard, MD, PhD, President, International Society of Doctors for the Environment (ISDE)
Magda Aelvoet, MD, Former Minister of Public Health, Leuven, BELGIUM
Doug Everingham, former Federal Health Minister (1972-75), Australia
Peter Montague, PhD, Director of Environmental Health Foundation
Ted Schettler, MD, Science Director, Science and Environmental Health Network
Stephen Lester, Science Director, Center for Health, Environment, and Justice
Lois Gibbs, Executive Director, Center for Health, Environment, and Justice, Goldman Prize Winner (1990), Falls Church, VA
FIVE Goldman Prize winners (2006, 2003, 1997, 1995, 1990)
Sam Epstein, MD, author, “Politics of Cancer” and Chairman, Cancer Prevention Coalition
Pat Costner, retired Senior Scientist, Greenpeace International
Jay Feldman, Executive Director, Beyond Pesticides
Sandra Duffy, Board President, Consumers for Dental Choice
Joseph Mercola, Doctor of Osteopathic Medicine, http://www.mercola.com, Chicago, IL
Leo Cashman, Executive Director of DAMS (Dental Amalgam Mercury Syndrome)
Chris Bryson, author, The Fluoride Deception
Environmental leaders from over 30 countries, and
Legendary folksinger, songwriter and activist, Pete Seeger
Bahkan ada juga sumber yang mengatakan bahwa Fluoride adalah zat kimia kunci dalam memproduksi BOM ATOM. Fluoride sangat esensial untuk memproduksi Bom Uranium dan Plutonium untuk membuat senjata nuklir selama Perang Dingin. Salah satu zat kimia yg dikenal PALING BERACUN adalah FLUORIDE, yang muncul secara cepat sebagai racun kimiawi dari program bom atom Amerika serikat, baik untuk pekerjanya maupun masyarakat sekitar.[2] (Situs : rvi.net/~fluoride/fluoride_teeth_atomic_bomb_.htm)
Isi dari Tube Pasta Gigi yg mengandung Fluoride ukuran keluarga cukup untuk membunuh anak seberat 12 Kilogram!!! (situs all-natural.com/fleffect.html)
Sebagian besar bangsa Eropa, termasuk Jerman, Belanda, Swedia, dan Prancis MELARANG PENGGUNAAN FLUORIDE dalam tempat-tempat kesehatan masyarakat. (situs chemtrailpatrol.com/cpr_fluoride_menu.htm)
Efek biologis Fluoride dlm buku Flouride the Aging Factor-Dr.John Yiamouyiannis yaitu :
Gigi Fluorosis (keropos) merupakan tanda pertama kontaminasi fluoride.
Kerusakan gigi (pada stadium lanjut-gigi
bergaris-garis gelap terlihat seperti lubang) dan gigi tanggal.
Penelitian di Cina, pemberian fluoride dengan dosis rendah pun telah menyebabkan berkurangnya kecerdasan pada anak-anak
Penuaan Dini
Aborsi Spontan
Tulang yang rapuh
Kanker,
Fluoride bersifat Carcinogenic (PENYEBAB KANKER):
Departemen Kesehatan New Jersey mengkonfirmasi bahwa terjadi peningkatan 6.9% kasus tulang melengkung akibat kanker tulang pada anak muda dalam komunitas yang menggunakan fluoride, dan peningkatan 5% dalam SEMUA JENIS KANKER dalam komunitas yang menggunakan Fluoride.
Dean Burk, Kepala Bagian Kimia Institut Kanker Nasional mengakui dalam dengar pendapat dengan kongres, bahwa SEDIKITNYA 40.000 KEMATIAN KARENA KANKER di tahun 1981 BERKAITAN DENGAN FLUORIDE. Burk menyatakan bahwa FLUORIDE LEBIH MENYEBABKAN KANKER DAN MERUPAKAN PENYEBAB TERCEPAT DARI PADA ZAT KIMIA LAINNYA.
Tapi selain yang dijelaskan buku itu, ternyata ada juga pengaruh fluoride seperti dibawah ini:
1. Tidak berfungsinya Thyroid. Diidentifikasi sebagai hypothyroidism.
2. Kerusakan pada sistem berpikir.
3. Kebutaan (penelitian Moolenburgh mengenai air yang ditambah 1ppm Fluoride)
4. Penyakit Alzheimer – Jurnal Wall Street 28 okt 92 tentang penelitian Varnier JA., “tikus percobaan yang mengkonsumsi fluoride dengan dosis tinggi berkembang dengan tahap yang tidak beraturan memiliki karakteristik hewan yang telah PIKUN. Pengujian otak tikus-tikus pasca percobaan mengungkap adanya SUBSTANSI SEL OTAK YANG HILANG dalam struktur.” (sightings.com/health/fluoridetruth.htm)
5. Kemandulan.
Ilmuwan Administrasi Makanan dan Obat (FDA) melaporkan korelasi yang erat antara menurunnya tingkat kesuburan perempuan kelompok usia 10-49 dengan meningkatnya penggunaan fluoride.
6. Kerusakan Otak.
Fluoride menurunkan kapasitas kecerdasan manusia, terutama Anak-anak. Tingkat kecerdasan anak-anak yang menggunakan fluoride SECARA SIGNIFIKAN lebih rendah dari anak2 yang tidak diberikan fluoride. (Li, X.S., Zhi, J.L., Gao, R. O., ‘Efek pemberian Fluoride Terhadap Tingkat Kecerdasan Anak-anak,’ Fluoride; 28:182-189, 1995).
Percobaan Dr. Phyllis Mullinex terhadap tikus menunjukkan efek keracunan syaraf yang bervariasi pada setiap tahap kedewasaan, baik hewan dewasa, hewan anak-anak, atau melalui placenta ketika bayi masih didaalam perut. Sampel yang mendapatkan fluoride sebelum lahir akan terlahir sebagai anak hiperaktif DAN AKAN TETAP SEPERTI ITU SEPANJANG HIDUPNYA. Mereka yang diberi fluoride ketika berusia muda menunjukkan aktivitas yang DEPRESIF.
Tahun 1998 Guan et al. memberi dosis yang sama dengan yang digunakkan Mullenix dan menemukan pada percobaannya bahwa beberapa zat kimia kunci dalam otak, ZAT YANG MEMBENTUK SELAPUT SEL OTAK, pada tikus yang diberi Fluoride tidak terlihat/ KOSONG.
7. Keretakan pada tulang pinggul.
Air minum yang mengandung Fluoride akan menyebabkan KERETAKKAN TULANG PINGGUL 2 KALI LIPAT (200%!!!) dari jumlah keretakkan tulang alami, baik pada laki2 maupun perempuan. Bahkan tingkat yg sangat kecil dari Fluoride sejumlah 0.1 ppm pun tetap saja menunjukkan kenaikan angka statistic keretakkan tulang pinggul yang signifikan (Bordeaux Penelitian JAMA 1994)
8. Osteoporosis (keropos tulang), kerangka tulang tidak beraturan, dan Arthritis (Asam Urat). Para ilmuwan EPA Washington mengumumkan bahwa meningkatnya jumlah orang yang memiliki gejala ‘carpal-tunnel’ dan sakit asam urat diakibatkan oleh proses fluoridasi dalam air minum. Dan di India Tengah, pencemaran fluoride pada air akibat sebuah penggalian yang tidak melalui pengujian, menyebabkan PENDERITAAN ASAM URAT YANG SERIUS PADA JUTAAN ORANG!!! Yang merupakan BENCANA NASIONAL. (Manchester Guardian 9 July 1998).
9. Pelayanan Kesehatan Masyarakat AS telah menyatakan bahwa fluoride membuat TULANG LEBIH RAPUH dan EMAIL GIGI LEBIH MUDAH MENYERAPNYA (kandungan fluoride dalam pasta gigi)
10. Penggunaan Fluoride selama masa kehamilan hingga setahun meningkatkan 1% KETIDAK MAMPUAN BELAJAR pada anak-anak. (Penelitian Universitas Florida Selatan)
11. Flouride memiliki pengaruh negatif pada sistem syaraf dan sistem kekebalan tubuh, dan pada anak-anak dapat mengarah pada kelelahan kronis, IQ yang rendah, tidak mampu belajar, kelesuan dan depresi (Situs bruha.com/fluoride/)
12. Dr. Phyllis Mullenix dari Institut Penelitian Forsyth Universitas Harvard (Institut penelitian gigi) menerbitkan sebuah penelitian yang menunjukkan bhw FLUORIDE LEBIH EFEKTIF DARI PADA TIMAH DLM MENURUNKAN TINGKAT IQ pada anak-anak. (situsnaturalrearing.com)
13. Penelitian kanker oleh Program Toxicology Nasional melaporkan sampel yang diberi fluoride memiliki TUMOR THYROID, TUMOR RONGGA MULUT, DAN TUMOR HATI YANG SEBENARNYA JARANG TERJADI.
14. Penelitian baru-baru ini di Jurnal Penelitian Otak mendapati 1 ppm fluoride dalam air akan meningkatkan kandungan alumunium dalam otak tikus percobaan dan memproduksi sejenis zat yang merusak otak (amyloid deposits) berhubungan dengan penyakit Alzheimers dan jenis2 lain dari kegilaan.
15. Penelitian selanjutnya terhadap binatang percobaan mendapati fluoride dapat menghambat kelenjar pineal yang memproduksi melatonin, hormon yang membantu mengatur berbagai perubahan pada masa pubertas. Dalam penelitian ini, hewan yang diberi fluoride berkurang tingkat metabolisme melatoninnya dalam air seni mereka, dan lebih awal mengalami perubahan-perubahan masa pubertas. (mercola.com/2002/jan/30/flouridation_facts.htm)
16. TUMOR TULANG ditemukan pada hewan percobaan SEBAGAI REAKSI LANGSUNG PEMBERIAN FLUORIDE. (Program Nasional Pemerintah Federal AS-bagian DEPKES dan Pelayanan Masyarakat th 1990) [3]
Berdasarkan banyak penelitian, Fluoride terbukti menurunkan IQ (kecerdasan), merusak otak dan menyebabkan kerusakan otak seperti halnya yang terjadi pada penyakit pikun atau dementia. bahkan Fluoride juga dapat merusak otak bayi, merusak kemampuan belajar dan daya ingat.
Menurut The National Research Council (NRC), Fluoride pada tulang dapat meningkatkan resiko patah tulang karena menurunkan masa tulang. Konsumsi Fluoride melalui air minum berfluoride terbukti meningkatkan kemungkinan patah tulang. Penelitian pada hewan menunjukkan fluoride juga meningkatkan resiko kanker kandung kemih. Hal ini membuat US National Research Council menyimpulan bahwa Fluoride diduga kuat merupakan salah satu faktor resiko kanker kandung kencing.
Menurut The National Toxicology Program (NTP) dan berbagai penelitian termasuk dari Harvard University pada hewan dan manusia, Fluoride diduga meningkatkan kemungkinan terkena Osteosarcoma, suatu kanker tulang ganas yang sangat mematikan. Resiko ini paling besar dimiliki oleh mereka yang berumur 10-20 tahun. Bila terkena Osteosarcoma, lebih dari setengah pasien hanya bertahan hidup selama beberapa tahun setelah penyakitnya ditemukan.
Menurut US National Research Council, Fluoride merupakan zat perusak sistem hormone. Berbagai Bukti menunjukkan konsumsi Fluoride menyebabkan terjadinya penurunan fungsi kelenjar tiroid yang berfungsi untuk menghasilkan hormone tiroid sebagai pengatur metabolisme tubuh. Hal ini menyebabkan suatu keadaan yang disebut hipotiroid, suatu keadaan kekurangan hormone tiroid dengan gejala penurunan kecerdasan, depresi dan kenaikan berat badan.
Menurut the National Toxicology Program, Fluoride terbukti merupakan senyawa mutagenic. Senyawa mutagenic adalah senyawa perusak gen tubuh. Gen sendiri adalah bagian sel yang mengatur produksi sel-sel baru bagi tubuh. Bila gen rusak karena Fluoride, akan timbul sel-sel baru yang ‘salah dan abnormal’ . Sel-sel anormal inilah yang bisa menimbulkan kanker, penyakit genetik, serta penyakit gangguan pertahanan tubuh seperti penyakit lupus.
Selain berbagai efek buruk fluoride diatas, fluoride juga terbukti merusak sel pelapis lambung bila termakan, juga terbukti merusak ginjal dan kelenjar pineal.
Lengkapnya bisa bca disini juga http://www.fluoridealert.org/articles/50-reasons/
****
Pasta gigi kita kan mengandung Fluoride, Kita harus bagaimana?
The dental research community menyatakan Fluoride baik pada gigi khusus untuk pemakaian luar tanpa ditelan. Hal ini karena Fluoride dapat membunuh bakteri di mulut, ini sebabnya fluoride dipakai di pasta gigi. Jadi berbagai Bahaya fluoride diatas HANYA terjadi bila fluoride tertelan/ditelan. dan bila menyikat gigi dengan pasta gigi berFluoride, berkumurlah yang banyak dan sering, jangan pernah membiarkan pasta gigi tersisa di mulut. Pastikan juga saat menyikat gigi, berkumurlah kuat minimal sebanyak 5 kali..
Bagaimana dengan anak-anak yang belum bisa membuang pasta gigi saat menyikat gigi?
Gunakan Pasta gigi tanpa Fluoride!
Kandungan fluoride dalam komposisi pasta gigi umumnya dalam bentuk sodium fluoridedan sodium monofluorophosphate, namun bisa juga dalam bentuk ‘Fluoro’ lainnya. Anak-anak harus dilindungi dari fluoride karena pada anak-anak, otaknya masih tumbuh, dan tidak akan optimal pertumbuhan otaknya bila sering menelan fluoride. Bila khawatir Penggunaan pasta gigi berfluoride dalam jangka panjang akan membuat Fluoride akhirnya masuk sedikit demi sedikit ke dalam tubuh kita, gunakanlah pasta gigi tanpa Fluoride yang dijual bebas dipasaran. [4]
Kepedulian kita akan bahan-bahan berbahaya dalam kehidupan kita sehari-hari bisa mencegah datangnya penyakit yang akan kita sesali nantinya..
Fluoride Pada Air Minum Kemasan bisa juga pada Air PAM
Perusahaan-perusahaan besar yang bergerak dalam bisnis air minum dalam kemasan diketahui telah memasukkan fluoride ke dalam produk air minum dalam kemasan mereka. Hal ini dilakukan tanpa membubuhkan keterangan sedikit pun dalam label kemasannya.
bahkan dalam website aqua menjelaskan:
“Kesehatan tubuh tergantung pada berbagai aspek, salah satu aspek penting adalah pemenuhan mikronutrisi, yaitu vitamin dan mineral. Kecukupan vitamin telah menjadi hal yang diperhatikan, kini berbagai vitamin ditemukan dalam bentuk instan (pil dan tablet). Sedangkan mineral, hingga kini belum lengkap dibuat dalam bentuk instan. Hanya mineral utama, seperti; kalsium atau zat besi yang bisa ditemukan pilnya. Padahal masih banyak mineral yang tak kalah pentingnya dibutuhkan oleh tubuh, seperti; yodium, kalium, atau flouride.” Klik pada gambar di bawah sebagai bukti .
Untuk lebih yakin kan anda coba anda siram air Aqua ke tanaman setiap hari dan bedakan dengan tanaman yang di siram air tanah. Maka tanaman yang di siram aqua akan mati kering seperti hangus. [5]
Jika melihat bahaya kandungan fluoride yang berlebihan, maka sudah seharusnya kita mulai berhati-hati dalam memilih produk air minum. Karena tidak semua filter yang digunakan untuk mengolah air minum dapat membuang unsur fluoride yang terkandung dalam air tanah.
fluoride yang berlebih pada tubuh. Berhati-hatilah dalam memilih air minum untuk kita konsumsi sehari-hari. Jagalah kesehatan mulai dari hal yg terkecil dan terpenting.
sumber: http://mengenalsecretsocieties.blogspot.co.id/2012/10/fakta-tentang-bahaya-fluoride.html#.WQiT9EXyi1s“.