(KLARIFIKASI): Beredar Nama-Nama Pengurus Saracen di Media Sosial

Thread ini adalah Klarifikasi dari masing-masing pihak dan dari kepolisian berisi Klarifikasi pihak yang masuk dalam Nama-Nama Pengurus Grup Saracen dan dari kepolisian soal kasus nama pengurus saracen yang beredar serta dari yang disebut otaknya grup tersebut.

Setelah penangkapan pengurus dan pengelola sebuah grup Saracen, beredar sebuah Info berupa nama-nama dalam struktural grup Saracen,dalam nama tersebut ada beberapa tokoh yang cukup di kenal oleh masyarakat.

Atas berita tersebut pengacara Eggi Sudjana yang namanya masuk dalam info tersebut telah melakukan klarifikasi.
Berikut klarifikasi Eggi Sudjana:

“Pertama itu saracen akang tidak kenal, jadi tidak tahu sama sekali. Maka ini jadinya pencemaran nama baik dan fitnah keji kepada akang,” ujar Eggi ketika dikonfirmasi detikcom,

Kedua, Eggi meminta kepada polisi untuk tidak sembarangan melakukan pemanggilan terkait nama-nama di situs saracen ini. Menurut Eggi seharusnya polisi melakukan penyelidikan mendalam terlebih dahulu mengenai saracen tersebut.

Selain Eggi Sudjana, Mayjen Purn Ampi Tanudjiwa yang dalam daftar tersebut sebagai dewan penasihat, juga telah melakukan klarifikasi, berikut Klarifikasi yang bersangkutan.

“Nggak betul. Saracen saya nggak tahu. Orangnya pun saya nggak kenal. Yang saya kenal Eggi Sudjana saja. Tetangga saya di belakang rumah di Bogor,” kata Ampi saat dihubungi detikcom.

Ampi mengatakan akibat namanya muncul di struktur Saracen, banyak teman dan kerabat yang menanyakan kebenaran tersebut. Namun ia mengaku tidak tahu menahu soal Saracen.

“Banyak yang menelepon saya, saya nggak tahu, singkatan apa, kerjanya pun nggak tahu juga,” ujarnya.

Selain itu, penulisan nama di struktur Saracen juga menurutnya salah. Biasanya, ia menggunakan nama lengkap juga gelar ketika memberikan nama pada seseorang. Penulisan yang benar menurutnya adalah Mayjen TNI Purn Drs Ampi N Tanuwidja SH MSE MBA.

“Kalau saya ngasih ke orang begitu,” ujarnya.

Kepolisian sendiri lewat Kasubbag Ops Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri AKBP Susatyo Purnomo mengatakan pihaknya akan mengkaji dan mendalami Info yang mencatumkan Nama-nama pengurus Saracen yang beredar di sosial media tersebut.

Selain itu Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono di Mabes Polri, mengatakan rencananya akan mengundang para tokoh yang namanya masuk dalam daftar tersebut untuk melakukan klarifikasi.

“Penyidik juga ke depan perlu mengundang pihak-pihak yang namanya ditulis di situ untuk mengklarifikasi. Syukur-syukur nama-nama yang ada di situ silakan langsung ke Bareskrim untuk mengklarifikasi. Ya lebih bagus. Tapi itu tadi masih dalam proses perencanaan,” katanya.

Saat ditanya apakah para tersangka mengenal nama-nama yang beredar itu, Awi menjelaskan para pelaku itu sangat tertutup saat memberikan keterangan.

“Dia sangat tertutup,” jelasnya.

Jasriadi menuturkan bagaimana munculnya nama Eggi Sudjana dan Purnawirawan Ampi Tanudjiwa dalam struktur organisasinya. Nama keduanya muncul saat kopi darat para aktivis siber.

Mereka berencana membuat kelompok. Sebuah struktur organisasi pun disusun. Seorang peserta pertemuan mengusulkan nama Eggi Sudjana dicantumkan.
usul) Rizal Kobar. Waktu itu siapa ininya, pembina atau apa waktu itu saya lupa. Pak Eggi saja (katanya). Saya tanya apa enggak jadi masalah. (Dia bilang) nanti kita bicarain,” kata Jasriadi pada Liputan6.com, Kamis (25/08/2017).

Rizal Kobar adalah terpidana kasus ujaran kebencian. Ia ditangkap polisi hanya beberapa jam sebelum aksi 212, tahun lalu. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutusnya bersalah. Rizal divonis enam bulan penjara.

Nama Mayjend Purnawirawan Ampi Tanudjiwa, menurut Jasriadi, juga dimasukkan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. ia mengaku tidak pernah bertemu dan berkomunikasi dengan Ampi. Nama itu dimasukan Rizal Kobar.

“Ya itu Bang Rizal Kobar (yang masukan),” lanjut Jasriadi.

Kepolisian akan periksa nama-nama yang ada dalam daftar pengurus saracen. Selain akan periksa nama-nama di dalam daftar kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan soal pemesan grup saracen

Eggi Sudjana melakukan pelaporan lewat pengacara dan dikatakan bahwa yang bersangkutan Pergi Naik Haji. Advokat Eggi Sudjana melaporkan sejumlah orang terkait kasus grup penyebar isu SARA di media sosial, Saracen, lewat pengacaranya, Razman Arif Nasution. rupanya Eggi sedang menunaikan ibadah haji.

“Saya pastikan akan pulang. Dia bukan Habib Rizieq nggak pulang lagi, Habib juga nggak pulang karena dikiriminalisasi,”

Eggi merealisasi niatnya melaporkan sejumlah orang ke Bareskrim. Selain ketua grup Saracen, Jasriadi, Eggi lewat pengacara melaporkan Dedy Mawardi (Ketua Bidang Hukum DPN Seknas Jokowi) dan Sunny Tanuwidjaja.

“Eggi telah mengklarifikasi (soal nama dicatut), tetapi sepertinya melihat kondisi objektif, mau tidak mau Eggi mengambil langkah hukum,” ujar pengacara Eggi, Razman.

 

 

REFERENSI:

https://news.detik.com/berita/d-3612713/namanya-muncul-di-struktur-pengurus-saracen-eggi-sudjana-itu-fitnah

https://news.detik.com/berita/d-3613029/mayjen-purn-ampi-tanudjiwa-tepis-isu-jadi-dewan-penasihat-saracen

https://m.detik.com/news/berita/d-3613205/polisi-akan-klarifikasi-nama-nama-yang-masuk-struktur-saracen

https://news.detik.com/berita/3612555/polri-dalami-nama-dan-struktur-pengurus-saracen-yang-beredar

https://kumparan.com/wisnu-prasetyo/polisi-akan-periksa-seluruh-pengurus-geng-saracen

https://nasional.tempo.co/read/903290/polisi-usut-pihak-pihak-pemesan-konten-kebencian-saracen

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/519513318381208/