(HOAX+FITNAH) Surat Edaran Kemensos Untuk Ikut Aksi 412

Sumber: Media Sosial

Narasi:

Beredar foto surat edaran dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang mewajibkan Pegawa Negeri Sipil (PNS) di kementerian tersebut untuk mengikuti Aksi KitaIndonesia atau dikenal dengan Parade Kebudayaan.

Penjelasan:

Foto surat edaran yang diklaim dikeluarkan oleh Kemensos mendapat tanggapan dari Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin. Ia menyebutkan, foto surat edaran itu palsu dan hasil editan. Sebab, surat asli bernomor 2139/DYS-Sekt/12/2016, tertanggal 2 Desember, berisi imbauan terkait puncak rangkaian acara Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) 2016. Acara tersebut diadakan di depan Gedung KPU dan sekitar Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat saat Car Free Day. Puncak dari HKSN tersebut diadakan di Palangkaraya.

Surat edaran yang asli berisikan imbauan kepada pejabat Eselon II di Lingkungan Kemensos untuk hadir meramaikan sosialisasi nilai kesetiakawanan sosial kepada masyarakat yang ada di Car Free Day. Berikut kutipan beritanya:

[…]Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin, mengonfirmasi surat imbauan yang beredar di media sosial itu tidak benar. “Itu surat ada yang edit, alias bukan surat asli ternyata,” dalam jawabannya konfirmasinya kepada Republika.co.id, Sabtu (3/12).

Pepen menyebut surat asli yang dikeluarkan bernomor 2139/DYS-Sekt/12/2016, tertanggal 2 Desember, berisi imbauan terkait puncak acara Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) 2016 di Palangkaraya. Maka Kemensos mengimbau kepada pejabat Eselon II di Lingkungan Kemensos untuk hadir dalam rangka mensosialisasikan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dan restotasi sosial.

Namun dalam surat imbauan bagi pejabat dan Eselon II di lingkungan Kemensos ini, lokasi acara memang berada di kegiatan Car Free Day, Ahad (4/12), mulai pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di depan Gedung KPU dan sekitar Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Pepen mengakui ada perbedaan surat himbauan, dengan yang beredar di media sosial. Dimana terdapat editan bahwa dalam rangka Gelar Budaya ‘Bhinneka Tunggal Ika’ yang akan dihadiri Presiden, maka mengimbau kepada pejabat Eselon II di lingkungan Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos memerinthkan untuk hadir kepada seluruh pegawai beserta keluarga, di halaman Gedung KPU, dan sekitar Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat. “Jadi tidak pernah ada ajakan untuk ikut aksi,” kata dia.[…]

Perihal surat edaran tersebut, Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, pun angkat bicara. Ia mengatakan surat edaran yang viral di media sosial itu merupakan fitnah dan hasil rekayasa gambar. Khofifah pun mengklarifikasi, Kemensos memang mengeluarkan surat untuk pegawainya untuk menghadiri acara HKSN. Berikut kutipan beritanya:

[…]Surat berkop Kementerian Sosial menjadi viral di media sosial karena berisi ajakan wajib bagi seluruh pegawai untuk datang pada Parade Bhinneka Tuggal Ika. Sebut surat yang beredar itu editan, Mensos Khofifah Indar Parawansa menyatakan itu sebagai bentuk fitnah.

“Itu fitnah. Surat diedit sedemikian rupa,” ujar Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/12/2016).

Khofifah mengatakan, Kemensos memang mengeluarkan surat untuk pegawainya. Namun surat yang asli adalah undangan kepada para pegawai Kemensos untuk menghadiri acara ‘Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN)’ yang juga digelar bertepatan dengan waktu digelarnya Parade Bhinneka Tunggal Ika pada Car Free Day pagi ini.

Surat yang asli dari Kemensos berisi imbauan kepada para pejabat Eselon II di lingkungan Kemensos untuk hadir dalam rangka menyosialisasikan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dan restorasi sosial. Adapun lokasi acara memang berada di area Car Free Day (CFD), Minggu (4/12/2016) mulai pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di depan Gedung KPU dan sekitar Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

“Ini adalah rangkaian peringatan HKSN. Puncaknya nanti di Palangkaraya, Kalimantan tengah. Kebetulan saja waktunya bersamaan dengan acara pawai kebudayaan 412,” tutur Khofifah.[…]

Berdasarkan dua kutipan berita tersebut, maka foto surat edaran yang beredar di media sosial adalah palsu. Dengan demikian, foto surat tersebut termasuk kabar hoax dan fitna.

Referensi:

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/12/03/ohlpxk383-kemensos-bantah-keluarkan-surat-edaran-berisi-imbauan-ikut-aksi-412

https://news.detik.com/berita/d-3362078/jabarkan-versi-asli-mensos-surat-editan-adalah-fitnah

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/383347885331086/