[FITNAH] Demi pencitraan, shaf sholat di Padang dimundurkan

SUMBER : MEDIA DARING

NARASI : UJI NYALI RAKYAT MINANGKABAU

Cie cieee… Lagi coba ngrayu nih yeee… Tes nyali urang Minang.

Sudah kebayang nanti berita di media sbb:

1. Rakyat Minang berdesakan menyambut Jokowi
2. Rakyat Minang berebutan minta foto selfie ama jokowi
3. Jokowi dapat gelar Bagindo bla bla bla…

Jiaaah…. hahahha

Oh ya, ada yang menarik dari sebuah tulisan dari sebuah blog yang berbahasa Indonesia berlogat Minang.

Mempertanyakan posisi imam yang mundur dari mihrab dan shaf makmumnya yang mundur satu baris.

Biar wartawannya mudah moto yah? Hahahhaha

Baru sehari Sang Raja berada di Bandar Padang, sudah ramai gambarnya kami dapati di internet. Dari sekian banyak gambar ada satu nan menarik hati kami. Sebuah gambar nan menunjukkan Sang Raja ikut shalat berjama’ah pada salah satu masjid di Bandar Padang, jadi makmum ia, ikut pula Tuan
Pada gambar tersebut tampak sekelompok wartawan tegak pada salah satu sudut masjid di hadapan shaf pertama. Tampaknya Shaf pertama telah digeser mundur sehingga Shaf pertama berada di Shaf Kedua. Demikian pula Imam, tiada berada di mihrab ia melainkan berada di shaf pertama yang telah digeser.

Sungguh ada apa dengan orang Minangkabau sekarang? Virus Garundang benar-benar sudah menyebar, banyak muncul para MUTAN. Tengoklah, demi sebuah pencitraan, demi sebuah propaganda, mereka tiada memandang tempat, bahkan di Rumah Allah sekalipun.

Patutkah nan demikian? Tiada ikut shalat para wartawan, memainkan mengambil gambar Sang Raja demi kepentingan pencitraan. Dan disana ada Tuan Gubernur yang katanya dari Partai Islam beserta unsur pimpinan lainnya.

Wahai Kaum Muslimin Minangkabau! Bangunlah! Sadarlah!

Mereka mencemooh dan menuduh kita menggunakan agama demi mengejar kepentingan politik. Tengoklah kini? Siapa nan Munafik?!

PENJELASAN : Shaf sholat yang mundur satu baris dan posisi imam yang berada di shaf pertama yang sudah digeser bukan hanya dilakukan pada sholat Ied tahun ini saja. Namun sudah dilakukan semenjak tahun-tahun yang lalu di masjid Istiqlal Jakarta, dan bukan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi saja melainkan sudah seperti itu semenjak masa pemerintahan Pak Presiden Suharto dan SBY.

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/310166815982527/