[KLARIFIKASI] Pejabat Pemkot Parepare Injak Sajadah Pakai Sepatu

Sumber : Media Sosial

Narasi :

Oknum pejabat sekarang injak injak sejadah dengan sepatu dari rakyat..luar biasa.#edisiramadhanpenuhberkah#

Penjelasan & Fakta :
Pejabat Pemerintah Kota Parepare yang menuai sejumlah sorotan di media sosial karena menginjak sajadah menggunakan sepatu. Walikota Pare-Pare Taufan Pawe dan sejumlah staff yang kedapatan menginjak sajadah dengan sepatu akhirnya minta maaf. Permintaan maaf resmi disampaikan oleh Pemerintah Kota Pare-Pare melalui Kepala Bagian Humas Pemkot Parepare Amarun Agung Hamka.
Dikutip dari tribunnews.com, Kepala Bagian Humas Pemkot Parepare, Amarun Agung Hamka menjelaskan, masalah adanya foto tersebut bukan faktor kesengajaan karena konsentrasi persiapan masalah nuluzul quran membuat hal ini tidak terlalu diperhatikan apalagi ada permintaan langsung dari salah satu channel tv untuk wawancara.

“Karena banyak dipikirkan sekaligus dadakan diminta wawancara hal ini lubuk dari perhatian, kami minta maaf tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya,”katanya.

Kepala Bagian Humas Pemkot Parepare Amarun Agung Hamka mengatakan, Walikota Taufan Pawe dan beberapa kepala dinas terpaksa berdiri di atas sajadah dan karpet shalat pada saat tim News Ve Channel TV mengadakan acara live.

Wawancara live itu dilakukan sebelum acara Nuzulul Quran tingkat Sulsel, yang diselenggarakan di alun-alun kota Lapangan Andi Makkasau Parepare.

“Jadi, ini lebih kepada perbedaan pandangan dimana orang yang menilai foto itu negatif. Pada saat itu memang kondisi kita harus berada di atas alas karpet untuk visual gambar TV. Tim TV mengarahkan segera naik karena dikejar waktu program Live harus segara dilakukan,” ujar Hamka, dikutip dari pojoksatu.id.

Hamka menambahkan, karpet itu memang sengaja dibentang di atas rumput lapangan untuk nantinya digunakan jemaah mendengar ceramah pada kegiatan Nuzulul Quran.

“Karena mungkin karpetnya identik dengan gambar islamik makanya dinilai itu negatif. Padahal kami tidak ada kesengajaan untuk melakukan seperti apa yang beritakan. Kami mohon maaf jika ada yang merasa itu adalah hal yang tidak wajar,” terangnya.

Sementara itu, Tim News Ve Channel TV Makasar, Andi Muh Rizaldi yang dikonfirmasi, mengaku terkejut dengan pemberitaan tersebut.

Foto itu, kata dia, seharusnya tidak ‎menjadi persoalan karena memang lokasi live timnya bukan di rumah ibadah atau pun tempat ibadah, melainkan itu hanya rencana untuk dijadikan tempat ibadah.

“Karena kebetulan saja karpet yang digunakan itu identik dengan nuansa tempat ibadah. Kami juga kaget kenapa hal seperti ini dibesarkan, mungkin tidak ada yang salah, ini untuk kebutuhan live, jadi kami minta maaf juga kalau ada yang merasa tersinggung,” ungkap Ical, sapaan Rizaldi.

Bahkan kata dia, pihak tim Ve Channel sudah berusaha mengklarifikasi pemberitaan tersebut ke media online Makasar yang memposting foto tersebut.

Referensi : http://makassar.tribunnews.com/2016/06/22/pejabat-pemkot-parepare-injak-sajadah-pakai-sepatu-ramai-di-medsos

Walikota Injak Sajadah Pakai Sepatu, Pemkot Parepare Minta Maaf

 

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/305545966444612/

 

About Levy Nasution 298 Articles
Journalist, traveller