[DISINFORMASI] Surat Undangan Pemancangan Tiang Pertama Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung Berbahasa Mandarin

Sumber : Media Sosial

Narasi :

Lapor Ndan.!!! Koq, Undangan Proyek Ground-Breaking KA Cepat menggunakan Bahasa Cina…???

Apa Jakarta adalah (BUKAN) salah satu propinsi Cina..?!!! *Gagal Waras

Penjelasan :

Beredarnya gambar surat undangan pemancangan tiang pertama (groundbreaking) Proyek Kereta Cepat (High Speed Railway/HSR) Kerjasama Indonesia-China serta Pengembangan Sentra Ekonomi Koridor Jakarta – Bandung di Perkebunan Mandalawangi Maswati, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Kamis (21/1/2016), yang bertuliskan bahasa mandarin menjadi kontroversi di dunia maya.

Nyatanya, surat itu dibuat oleh delegasi Cina yang isinya meminta Presiden RI Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama mega proyek tersebut. Surat itu ditujukan untuk para pekerja yang berasal dari China. Para pekerja itu ikut dalam pembangunan mega proyek itu.

Tidak hanya surat berbahasa mandarin, undangan berbahasa Indonesia pun juga tersedia buat warga Indonesia.

Proyek Kereta Cepat Kerjasama Indonesia-Tiongkok serta Pengembangan Sentra Ekonomi Koridor Jakarta – Bandung ini merupakan tindak lanjut dari dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) No. 107/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Api Cepat antara Jakarta dan Bandung pada 6 Oktober 2015.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Konsorsium gabungan antara PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia dan China Railway International Co. Ltd., yang kemudian mendapat mandat untuk membangun dan melaksanakan proyek penyelenggaraan jasa kereta cepat trase Jakarta-Bandung.

Adapun kepemilikan saham KCIC terdiri dari, 40 persen milik China Railway International Co. Ltd, sedangkan 60 persen dimiliki PSBI yang merupakan gabungan dari WIKA dengan komposisi penyertaan saham 38 persen, KAI 25 persen, PTPN VIII 25 persen dan JSMR 12 persen.

Proyek ini rencananya berlangsung selama 36 bulan kalender kerja untuk pekerjaan kontruksi hingga akhir 2018 dan diharapkan dapat beroperasi pada 2019. Adapun lingkup pekerjaan WIKA dalam konsorsium adalah pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal dan elektrikal serta lanskap.

Referensi : http://bisnis.liputan6.com/read/2417307/presiden-jokowi-kereta-cepat-kerjasama-besar-ri-china

 

https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/232484567084086/

 

 

About Levy Nasution 391 Articles
Journalist, traveller