[SALAH] Cek Kesehatan Gratis Itu Agenda Plandemi Jilid 2

Kesehatan Mafindo

[SALAH] Cek Kesehatan Gratis Itu Agenda Plandemi Jilid 2
Narasi

Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Instagram “singanuswantara” pada Jumat (17/1/2025) berisi klaim Program medical check-up gratis atau Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang disertai skrining DNA disebut sebagai bagian dari plandemi jilid 2.  Unggahan beserta narasi :

“Kemenkes Antek-Antek Global, sales BIG PHARMA sdg mempersiapkan agenda PLANDEMIC jilid 2 - Shrinking DNA - Total kontrol

Jangan terjebak dgn program gratis kesehatan bagi yg ultah....., krn tujuannya agar semua orang mengikuti aplikasi satu sehat”

Hingga Senin (31/8/2026) telah mendapatkan 97 tanda suka, menuai 5 komentar dan dibagikan ulang 37 kali oleh pengguna Instagram lainnya.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis PKG skrining DNA” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) “Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis” pada April 2025.

Kemenkes menjelaskan bahwa Program Pemeriksaan atau Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan melalui deteksi dini dan pencegahan penyakit. Program ini mulai dilaksanakan pada 10 Februari 2025 dan menyasar masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. 

Dilansir dari Kemenkes, jenis pemeriksaan dalam program tersebut disesuaikan dengan kelompok usia dan faktor risiko kesehatan. Beberapa layanan yang diberikan antara lain pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, kesehatan mata, kesehatan gigi, serta pemeriksaan lain untuk mendeteksi penyakit secara dini. Kemenkes tidak mencantumkan skrining DNA sebagai bagian dari pemeriksaan rutin dalam Program Cek Kesehatan Gratis. 

Pelaksanaan program PKG telah memiliki dasar aturan resmi. Dikutip dari Kemenkes, ketentuan Kementerian Kesehatan, pada 2025 program tersebut diatur melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/33/2025 tentang Petunjuk Teknis Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun. Selanjutnya, pada 2026, aturan tersebut kemudian dicabut dan digantikan dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/84/2026 tentang Petunjuk Teknis Cek Kesehatan Gratis yang saat ini berlaku.

Terkait penggunaan aplikasi SATUSEHAT Mobile, dilansir dari Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/33/2025, aplikasi tersebut digunakan untuk memudahkan pendaftaran, pengaturan jadwal, pengingat pemeriksaan, serta akses terhadap hasil pemeriksaan dan edukasi kesehatan. Namun, masyarakat yang mengalami kendala menggunakan aplikasi tetap dapat memperoleh layanan melalui mekanisme lain, termasuk bantuan petugas di fasilitas kesehatan.

Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan narasi mengenai “plandemi jilid 2” yang dikaitkan dengan Program Cek Kesehatan Gratis. Narasi tersebut tidak memiliki dasar fakta dan cuma teori konspirasi. Program Cek Kesehatan Gratis merupakan program pemerintah untuk mendukung deteksi dini serta pencegahan penyakit.

Kesimpulan
Faktanya, program Cek Kesehatan Gratis merupakan program pemerintah untuk mendukung deteksi dini dan pencegahan penyakit. Jadi, unggahan berisi klaim “cek kesehatan gratis itu agenda plandemi jilid 2” adalah konten menyesatkan (misleading content).
Hasil Periksa fakta
Referensi