[SALAH] Ratusan Ribu Pemukim Israel Panik setelah Runtuhnya Negosiasi AS-Iran

Politik Mafindo

[SALAH] Ratusan Ribu Pemukim Israel Panik setelah Runtuhnya Negosiasi AS-Iran
Narasi

Akun X “@qentrunx” pada Senin, (13/04/2026) mengunggah video [arsip] yang memperlihatkan ratusan ribuan orang diduga merupakan warga Israel yang sedang dalam kondisi panik. Informasi itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

Eksodus ratusan ribu pemukim dari Israel mencerminkan keadaan panik yang nyata setelah runtuhnya negosiasi AS-Iran.


Semua orang berada dalam ketegangan, dan pemerintah Israel lumpuh karena takut akan konfrontasi besar yang tidak dapat mereka hadapi.

Hingga artikel ini diterbitkan, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 136 ribu kali, disukai lebih dari 2 ribu akun, menuai 161 komentar, dibagikan ulang sebanyak 775 kali, dan 105 disimpan.


Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri keaslian video tersebut dengan memanfaatkan fitur pencarian gambar serupa melalui Google Image Search. Hasil penelusuran mengarah pada unggahan akun TikTok “rey.marques” yang dipublikasikan pada 2024, sehingga menunjukkan bahwa video tersebut bukan peristiwa baru.

Berdasarkan keterangan dalam unggahan, video tersebut merekam momen kedatangan Paus Fransiskus di Timor Leste pada tahun 2024. Hal ini sejalan dengan pemberitaan detik.com berjudul “Paus Fransiskus Tiba di Timor Leste, Disambut Presiden Ramos Horta” yang tayang Senin (09/09/2024). Dalam berita tersebut menyebutkan bahwa Timor Leste merupakan negara ketiga dalam rangkaian kunjungan Paus selama 12 hari di kawasan Asia-Pasifik. Kedatangannya disambut langsung oleh Presiden José Ramos-Horta di bandara setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Paus Fransiskus yang saat itu berusia 87 tahun menjalani agenda selama tiga hari, termasuk memimpin misa akbar. Menurut informasi dari Vatikan, perayaan misa tersebut dihadiri lebih dari separuh dari total sekitar 1,3 juta penduduk Timor Leste, yang mayoritas merupakan penganut Katolik.

Kesimpulan
Video yang beredar merupakan rekaman lama yang menunjukkan kedatangan Paus Fransiskus di Timor Leste pada tahun 2024, bukan peristiwa terbaru. Oleh karena itu, video tersebut tidak memiliki kaitan dengan konflik yang sedang berlangsung di Israel. Dengan demikian, unggahan video dengan klaim “ratusan ribu pemukim Israel panik setelah runtuhnya negosiasi AS-Iran” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Hasil Periksa fakta

Salah Sumber: https://archive.ph/l7gfH

Referensi