[SALAH] Dokumentasi "Evakuasi Penumpang di Bandara Israel Usai Pembalasan Iran"

Politik Mafindo

[SALAH] Dokumentasi "Evakuasi Penumpang di Bandara Israel Usai Pembalasan Iran"
Narasi

Beredar unggahan video [arsip] dari akun Instagram “ady_black_jack” pada Minggu (1/3/2026). Unggahan beserta narasi :

“Evakuasi penumpang Israel yang menaiki maskapai American airline, setelah serangan rudal Iran menargetkan bandara Israel hari ini.”

Hingga Selasa (10/3/2026) unggahan telah mendapatkan 143 tanda suka dan 5  komentar.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video melalui Google Lens. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan cbsnews.com “Passengers evacuate American Airlines plane at Denver airport” (Penumpang dievakuasi dari pesawat American Airlines di Bandara Denver) pada Senin (28/7/2025).

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa penumpang dalam penerbangan American Airlines di Bandara Internasional Denver pada Sabtu siang dievakuasi karena insiden pada roda pendaratan pesawat saat lepas landas. 

Sementara itu, situasi geopolitik di Timur Tengah juga tengah memanas akibat konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Dilansir dari detik.com  serangan militer gabungan Israel dan Amerika Serikat di Iran menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bersama beberapa anggota keluarganya, termasuk putri, menantu, dan cucunya. Serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, di antaranya Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani serta Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Mohammad Pakpour.

Kesimpulan
Faktanya, video yang beredar tidak berkaitan dengan konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Video tersebut merupakan dokumentasi insiden evakuasi penumpang pesawat American Airlines di Bandara Internasional Denver akibat masalah pada roda pendaratan saat lepas landas. Unggahan berisi klaim “evakuasi penumpang di bandara Israel usai pembalasan Iran” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).
Hasil Periksa fakta
Referensi