[SALAH] Gubernur Jateng Ancam Bakal Hapus dan Blokir Data Warga yang Tidak Bayar Pajak
Politik Mafindo
Akun TikTok “ustadroji” pada Jumat (20/2/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:
“Gubernur Jawa Tengah Luthfi sepertinya mulai kebingungan mengatasi rakyatnya sendiri. Setelah sebelumnya menaikkan pajak untuk menggenjot untuk mengumpulkan dana secara paksa, masyarakat malah menolak dengan membuat tagar “stop bayar pajak.” Dan memang realisasi pajak terus menurun, terus merosot. Nah, di sini beliau kebingungan.
Waduh, kebijakanku itu mulai dilawan ya.” Gak ada wibawa ini, gak ada didengar oleh masyarakat. Maka, dimunculkan lah jurus “menakut-nakuti.” Awas lo ya, kalau gak bayar pajak, disamperin loh ke rumahnya masing-masing. Dengan disamperin itu masyarakat malah tambah ngeyel. Silakan datang, tak kasih kopi, pulang teler.
Dan “ancaman” kepada warga ini juga cukup meresahkan, bagaimana nanti warga didatangi polisi satu persatu. Kan itu sudah teror itu, walaupun baik-baik ya namanya ditagih untuk menyerahkan sejumlah uang, ya, meresahkan, betul?
Dan jurus ini juga tak kunjung dilakukan. Warga tetap tak bergeming dari keengganannya membayar pajak. Kemudian, ada lagi jurus selanjutnya adalah nanti motornya akan diblokir, dimatikan surat-suratnya, menjadi motor bodong. Kita lihat, apakah jurus menakut-nakuti yang ketiga ini akan berhasil. Sepertinya sih, tidak akan berhasil. Masyarakat akan tambah marah, tambah misuh-misuh kepada gubernurnya ini. Mbok ya jangan ngubek-ngubek masalah pajak aja, pak. Cari sumber-sumber lain kek yang lebih menenangkan, yang lebih profitable, menguntungkan dan menangkan tidak meresahkan warga. Misalnya penghematan dulu, memangkas anggaran-anggaran, kemudian menggenjot perusahaan-perusahaan daerah. Dan untuk masalah pajak ya pelan-pelan saja pak. Kasih kemudahan-kemudahan membayar pajak, kasih insentif-insentif, bonus-bonus, bikin aplikasi yang bisa bayar pajak sambil leyeh-leyeh di rumah, kan enak itu.”
“GUB JATENG AHMAD LUTHFI SEMAKIN KEBINGUNGAN RAKYATNYA TETAP NGEYEL GAK MAU BAYAR PAJAK. SKG ANCAM BLOKIR KENDARAAN JADI BODONG…”.
Hingga Senin (9/3/2026), unggahan tersebut telah disukai 4.060 akun, menuai 686 komentar dan dibagikan ulang 354 kali.
Pemeriksaan Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Gubernur Jateng hapus & blokir data warga” ke mesin pencari Google. Hasilnya mengarah ke beberapa artikel yang membantah klaim, yakni:
antaranews.com “Hoaks! Gubernur Jateng sebut jika tidak bayar pajak datanya akan dihapus dan diblokir” yang tayang Selasa (24/2/2026), dan
kompas.com “[HOAKS] Gubernur Jateng Ancam Blokir dan Hapus Data Kendaraan Tidak Bayar Pajak” yang tayang Jumat (20/2/2026).
Melansir dari kedua artikel tersebut, tidak pernah ada rencana kenaikan pajak kendaraan bermotor (PKB) apalagi penghapusan data warga yang tidak membayar pajak. Justru, pada 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan adanya diskon PKB sebesar 5 persen hingga akhir 2026.
Salah Sumber: https://archive.ph/rXeaq
- https://www.antaranews.com/berita/5434454/hoaks-gubernur-jateng-sebut-jika-tidak-bayar-pajak-datanya-akan-dihapus-dan-diblokir
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/02/20/153800682/-hoaks-gubernur-jateng-ancam-blokir-dan-hapus-data-kendaraan-tidak
- https://www.tiktok.com/@ustadroji/video/7608834015168187655
- https://archive.ph/rXeaq