[SALAH] Purbaya Ingin Ganti Program MBG Jadi Sekolah Gratis

Politik Mafindo

[SALAH] Purbaya Ingin Ganti Program MBG Jadi Sekolah Gratis
Narasi

Akun Facebook “Yayan Kurniawan Repvblik” pada Kamis (26/2/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

“PURBAYA MAU GANTI MBG DENGAN SEKOLAH GRATIS. LUHUT MENOLAK. Rakyat Bertanya: Anak Kenyang Sehari Atau Anak Pintar Seumur Hidup? 

Sekolah Gratis = Masa Depan

MBG Tanpa Arah = Proyek Musiman

Kalau Pendidikan Masih Mahal, Buat Apa Bangga Bagi-Bagi Makan? Yang Ditolak Bukan Ide Uang Rakyat, Tapi Ancaman Buat Kepentingan Lama. BAGAIMANA TANGGAPAN KALIAN??”

Unggahan disertai takarir: 

“Sekolah Gratis vs MBG: Mana Prioritas untuk Masa Depan Anak Bangsa?”

Per Rabu (4/3/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 1.800-an tanda suka, menuai 622 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 167 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Purbaya ingin ganti program MBG jadi sekolah gratis” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dan berita, antara lain:

  • Artikel turnbackhoax.id “[SALAH] Purbaya Bakal Transfer Anggaran MBG ke Rekening Orang Tua Siswa”, tayang Sabtu (21/2/2026). Artikel ini menyebut bahwa klaim Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya mengusulkan pergantian program MBG menjadi bantuan uang tunai adalah hoaks. 

  • Berita kompas.com “Menkeu Bakal Alihkan Anggaran MBG ke Bantuan Beras 10 Kg Jika Tak Terserap”, tayang Jumat (19/9/2025). Berita ini melaporkan bahwa Menkeu Purbaya akan mengalihkan anggaran program MBG ke program lain jika tidak terserap dengan baik, termasuk mengalihkan anggaran ke program bantuan pangan beras 10 kg.

Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Purbaya ingin ganti program MBG jadi sekolah gratis”.

Kesimpulan
Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan video berisi klaim “Menkeu Purbaya ingin ganti program MBG jadi sekolah gratis” merupakan konten palsu (fabricated content).
Hasil Periksa fakta
Referensi