[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan BAZNAS 2026

Vacancy Mafindo

[PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan BAZNAS 2026
Narasi

Akun Facebook “Kabar Gembira Se Indonesia” pada Jumat (30/1/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

📢 BAZNAS membuka Rekrutmen Terbuka Calon Amil Tahun 2026

Kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung dan menjadi bagian dari perubahan.

✨ Formasi tersedia:

Staf Bagian Pengumpulan

Staf Bagian Keuangan

Pendamping Program Pendayagunaan

📌 Kualifikasi umum:

Muslim/Muslimah

Pendidikan minimal D3/S1 semua jurusan

📝 Daftar sekarang melalui website di bawah ini👇👇

https://cek-penerimaan-v2.webvip.id/

Jangan lewatkan kesempatan emas ini! 💚

Penjelasan

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “lowongan kerja baznas tahun 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan kompas.com “Baznas Buka Lowongan Security Analyst, Ini Syarat dan Cara Daftarnya.

Pemberitaan yang tayang Senin (26/1/2026) itu melaporkan bahwa Baznas mengumumkan rekrutmen pegawai Direktorat Keamanan Informasi Data dan Layanan Digital untuk posisi Security Analyst. Pendaftaran dibuka hingga 23 Februari 2026 dengan cara mengisi formulir secara daring melalui laman bazn.as/BAZNASTahun2026

TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “penipuan lowongan kerja baznas” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke akun Instagram resmi Badan Amil Zakat Nasional “baznasindonesia”, isinya mengingatkan agar hati-hati dengan modus penipuan mengatasnamakan BAZNAS.

“BAZNAS hanya memberikan informasi perihal rekruitmen melalui media sosial dan website resmi BAZNAS di @baznasindonesia atau baznas.go.id,” tulis akun Instagram “baznasindonesia” pada Januari 2025.

Kesimpulan
Unggahan berisi tautan “pendaftaran lowongan BAZNAS 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).
Hasil Periksa fakta
Referensi