
- Faktanya, video itu memperlihatkan penangkapan aktivis HAM di Tiongkok pada 8 April 2018.
- Unggahan dengan narasi “video pejabat korupsi China dijemput paksa saat rapat” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Akun Facebook “Senta Kumala” pada Jumat (22/8/2025) mengunggah video [arsip] disertai narasi :
Inilah di china.Seorang pejabat korupsi dijemput paksa untuk dihukum mati walaupun sedang meeting

Hingga Minggu (31/8/2025) video tersebut telah dilihat lebih dari 39 kali, disukai 379, dan dibagikan ulang 206 kali.
Pemeriksaan Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim melalui fitur pencarian di situs turnbackhoax.id, karena unggahan serupa sudah pernah muncul sebelumnya.
Melalui Google Lens, TurnBackHoax menelusuri potongan awal video dan ditemukan kecocokan dengan artikel secretchina.com berjudul “Polisi khusus dikerahkan, dua pejabat dibawa pergi untuk rapat? Netizen sebut mereka pembela HAM” yang tayang pada Minggu, (8/4/2018).
Video tersebut diketahui merupakan momen penangkapan aktivis pembela hak asasi manusia (HAM) dalam rapat pejabat Partai Komunis Tiongkok pada April 2018.
Kesimpulan
Unggahan dengan narasi “video pejabat korupsi China dijemput paksa saat rapat” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
(Ditulis oleh Dyah Febriyani)