
- Konteks asli dari foto adalah momen pembagian uang palsu oleh BEM SI dalam unjuk rasa penolakan kenaikan PPN 12% pada Jumat (27/12/2024) sebagai bentuk protes ke pemerintah.
- Unggahan berisi narasi “mahasiswa bagi-bagi uang ke demonstran #IndonesiaGelap“ merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Akun X “Eprilica Viramli” pada Kamis (20/2/2025) mengunggah foto [arsip] yang memperlihatkan mahasiswa membagikan uang kepada mahasiswa lain untuk berdemo.
Unggahan disertai narasi:
“Yang bilang #IndonesiaGelap siapa ? Kerja cuma teriak2, dikasih jaket almamater dapat duit kok dibilang gelap 😀”
Unggahan serupa juga dibagikan oleh akun TikTok “Solehudin.Nauliraja.969” [arsip].
Per Rabu (26/2/2025) unggahan akun X “Eprilica Viramli” telah mendapat lebih dari 120 ribu tayangan dan 558 tanda suka (likes).
Pemeriksaan Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memanfaatkan Google Lens untuk mencari tahu sumber foto unggahan. Penelusuran teratas mengarah ke unggahan akun X “sunnysye”. Di akun itu terlampir tangkapan layar yang mirip dengan klaim.
TurnBackHoax kemudian menelusuri komentar di akun X “sunnysye”. Hasilnya, ditemukan cuitan akun X “@sukasukaalya” berupa tangkapan layar cerita (story) Instagram mahasiswa bernama Muh. Reza Aditya Putra “mrezadiityaa”.
Lewat tangkapan layar story itu diketahui kalau konteks asli dari foto adalah momen pembagian uang palsu sebagai bentuk protes ke pemerintah. Aksi tersebut dilakukan saat unjuk rasa menolak kenaikan PPN 12% pada Jumat (27/12/2024). Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melempar uang mainan di di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat (Jakarta) sebagai bentuk sindiran ke pemerintah.
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi “mahasiswa bagi-bagi uang ke demonstran #IndonesiaGelap“ merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
(Ditulis oleh Vania)