[SALAH] Foto Buku-buku Sejarah Ukraina yang Dibakar Tentara Rusia

Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

Informasi yang salah. Foto buku-buku yang terbakar tersebut sudah beredar sejak 2014, saat kampanye pro-Moscow di Crimea.

=====

KATEGORI: KONTEKS YANG SALAH

=====

Sumber: Twitter
https://archive.ph/PkqMe

=====

Narasi
(Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

“Di area yang telah dikuasai Rusia saat ini, terdapat banyak laporan dan foto tentara Rusia membakar buku-buku sejarah Ukraina yang bisa mereka temukan. Dan Putin sudah jelas bahwa dia ingin menghapus bangsa Ukraina”.

=====

Penjelasan:
Akun Twitter Mantan Perdana Menteri Swedia @carlbildt mengunggah foto buku-buku terbakar pada 21 Mei lalu. @carlbildt menambahkan keterangan bahwa gambar tersebut diambil saat konflik Rusia-Ukraina baru-baru ini dan mengindikasikan bahwa Presiden Putin memang ingin menghapus bangsa Ukraina.

Cuitan tersebut telah disukai 9,120 kali, dan telah dibagikan ulang serta dikutip ulang sebanyak lebih dari 4,000 kali.

Setelah dilakukan penelurusan dengan TinEye, foto tersebut sudah lama beredar sejak 2014. Salah satu situs bernama “The Pop Culture Philosopher” menggunakan foto yang sama persis untuk artikel yang diunggah pada 22 September 2016.

Terlebih lagi, salah satu wartawan BBC News bernama Shayan Sardarizadeh memberikan konfirmasi melalui Twitter pribadinya bahwa foto tersebut diambil saat kampanye pro-Moscow di Crimea tahun 2014 silam. Shayan juga melampirkan foto tangkapan layar dari situs berita Ukraina yang meliput pembakaran buku di Krimea tersebut.

Dengan demikian, cuitan yang ditulis oleh mantan Perdana Menteri Swedia @carlbildt merupakan konteks yang salah.

=====

Referensi:
https://archive.ph/QjyQJ


http://popculturephilosopher.com/top-40-books/


https://twitter.com/Shayan86/status/1528519551666868226