[SALAH] Obat Covid-19 dari Asap Batok Kelapa

Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

Faktanya, klaim tersebut keliru. Menurut penjelasan dari beranda covid.go.id, sampai saat ini belum ada ditemukan obat yang secara langsung dapat menyembuhkan Covid-19.

Selengkapnya ada di penjelasan.

=====

[KATEGORI]:

MISLEADING CONTENT/Konten Menyesatkan

=====

[SUMBER]:

FACEBOOK
https://archive.is/4oaWi

=====

[NARASI]:

“Apreseasi anak negri
Asap batok kelapa jadi obat Covid-19″

=====

[PENJELASAN]:

Beredar unggahan di sosial media Facebook yang menyatakan bahwa telah terdapat obat Covid-19 yang dihasilkan melalui kondensasi asap batok kelapa. Unggahan milik akun Facebook Eko Susianto ini juga disertai dengan video berita yang menayangkan proses pembuatan batok kelapa menjadi obat Covid-19.

Namun, klaim bahwa hasil kondensasi asap batok kelapa yang dapat digunakan sebagai obat Covid-19 adalah keliru. Melansir dari laman covid-19.go.id, dijelaskan bahwa sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati penyakit yang disebabkan virus corona baru (COVID-19). Obat-obat herbal yang beredar di masyarakat hanya obat-obatan yang digunakan untuk meredakan, bukan sebagai obat yang secara langsung dapat menyembuhkan. Mereka yang terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala, dan mereka yang sakit serius harus dibawa ke rumah sakit.

Hal ini pun didukung oleh pendapat ahli, yaitu dr. Samuel P. K. Sembiring. Melalui wawancara dengan media liputan6.com, dr. Samuel menjelaskan bahwa sampai saat ini obat dari Covid-19 belum ditemukan. Dia menjelaskan jika terdapat klaim yang menyatakan bahwa ada pasien yang sembuh karena meminum atau mengonsumsi sesuatu, hal itu terjadi semata-mata karena daya tahan tubuh pasien.

“Covid-19 ini kan self limiting disease, atau bisa sembuh sendiri. Jadi covid-19 bisa sembuh sendiri berkat daya tahan tubuh kita bukan karena obat-obatan herbal yang dikonsumsi,” katanya menambahkan.

Dr. Samuel juga meminta masyarakat untuk waspada dan dapat membedakan apa yang diberi izin sebagai obat dengan apa yang diberi izin sebagai bahan makanan/minuman. Dirinya menegaskan bahwa untuk pengobatan bagi pasien Covid-19 saat ini hanyalah terapi suportif sesuai dengan gejala pasien saja, yang jelas, menjalankan protokol kesehatan merupakan cara terbaik untuk mencegah Covid-19.

Jadi dapat disimpulkan, klaim yang menyatakan bahwa hasil kondensasi asap batok kelapa sebagai obat Covid-19 adalah hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

=====

[REFERENSI]:

https://liputan6.com/cek-fakta/read/4454097/cek-fakta-tidak-benar-asap-batok-kelapa-merupakan-obat-covid-19

https://covid19.go.id/tanya-jawab?search=apakah%20ada%20vaksin,%20obat,%20atau%20perawatan%20untuk%20covid-19?

Penulis : Gabriela Nauli Sinaga

Editor:

Eko Juniarto
Bentang Febrylian