[SALAH] “PARA CEBONG KETANGKAP TNI PAKE ATRIBUT PKI”

Foto-foto yang dibagikan adalah peristiwa lama (tahun 2015 hingga 2019), sudah ditangani oleh aparat yang terkait.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Menyesatkan.

======

SUMBER

Post ke grup “INDONESIA BERSUARA” (facebook.com/groups/1778152662215040) oleh akun “Radja Diradja” (https://archive.md/51ebS), sudah dibagikan 955 kali per tangkapan layar dibuat.

https://archive.md/BYKHi (arsip cadangan).

======

NARASI

“PARA CEBONG KETANGKAP TNI PAKE ATRIBUT PKI”.

======

PENJELASAN

(1) First Draft News: “Konten yang Menyesatkan

Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”.

Selengkapnya di http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S.

* SUMBER membagikan foto-foto peristiwa lama yang sudah ditangani oleh aparat yang terkait, terjadi pada tahun 2015 hingga tahun 2019.

* SUMBER menambahkan narasi yang menghubungkan peristiwa dengan kalangan pendukung politik tertentu tanpa menyertakan referensi yang jelas untuk mendukung klaimnya.


(2) Beberapa artikel yang berkaitan dengan foto-foto yang dibagikan,

* MediaSulut.com @ 12 Jul 2019: “Danramil 1302-14 Amurang, Kapten Inf. Ferdinand Tedampa kepada awak media dalam wawancara, mengatakan, “Bersama unsur pimpinan Kec. Amurang turut hadir dalam giat pemantauan harga sembako di pasar Amurang dalam rangka menghadapi pesta rakyat Minsel yaitu pengucapan atau thanks giving day, dari pemantauan pasar tersebut didapatkan seorang pembeli mengenakan baju bergambarkan atau berlogo palu arit,” jelas Tedampa.”

Selengkapnya di “Astaga, Simbol Palu Arit Di Pasar Amurang” https://bit.ly/2Xixe2B / https://archive.md/E6603 (arsip cadangan).

* detikNews @ 27 Mei 2016: “”Hasil interogasi awal bahwa Susanto mendapatkan baju bergambar palu arit tersebut dari bosnya yang tinggal di Perumahan Pondok Hijau dan menurut pengakuan Susanto bahwa bosnya merupakan WN Pakistan,””

Selengkapnya di “Kuli Bangunan di Ciputat ini Diamankan TNI karena Pakai Kaos Palu Arit” https://bit.ly/2XK89wy / https://archive.md/2V40h (arsip cadangan).

* KOMPAS.com @ 2 Sep 2015: “Saat dimintai keterangan tentang aksinya, Dmitri mengaku tidak mengetahui bahwa di Indonesia dilarang mengibarkan bendera tersebut.”

Selengkapnya di “Warga Rusia Kibarkan Bendera Bergambar Palu Arit dan Bintang di Bali” https://bit.ly/3ceoJK4 / https://archive.md/ZWzLP (arsip cadangan).

* detikNews @ 6 Okt 2017: “Berdasarkan keterangan, AZN mengaku tidak mengetahui jika gambar palu arit dilarang di Indonesia. Sedangkan kaos merah dengan gambar palu arit ini didapat dari rekan kerjanya di Kabupaten Palapo Sulawesi Tengah.”

Selengkapnya di “Ke Bengkel Pakai Kaos Palu Arit, Pemuda di Wonosobo Ini Diciduk TNI” https://bit.ly/2XK8C1M / https://archive.md/wip/jspUE (arsip cadangan).

* Detak.co @ 1 Mar 2016: “Setelah dilakukan interogasi oleh Waka Polsek Ungaran AKP Jhoni Purba yang bersangkutan memberikan keterangan bahwa kaos tersebut merupakan souvenir dari Vietnam pemberian dari temannya bernama Ji Ziang yang beralamat di Loji Wetan Solo Gang I No. 21 Pasar Kliwon Surakarta. Pada bagian punggung atas kaos memang terdapat tulisan Vietnam warna kuning.”

Selengkapnya di “Mengenakan Kaos Berlambang Palu Arit, Pria Ini Diamankan Polisi” https://bit.ly/3cjai7u / https://archive.md/VhbUS (arsip cadangan).

* KOMPAS.com @ 28 Apr 2016: “Selain FPI, aksi tersebut juga diikuti berbagai elemen yang tergabung dalam Front Pancasila. Mereka merespons acara Simposium Tragedi 1965 di Jakarta pada 18-22 April lalu. Front Pancasila khawatir, rekomendasi yang saat ini tengah disusun membenarkan bahwa negara dan umat Islam melakukan pelanggaran HAM pada 1965 kepada PKI, yang akhirnya meminta negara meminta maaf kepada PKI.”

Selengkapnya di “Tolak PKI, FPI Bakar Bendera Bergambar Palu Arit” https://bit.ly/3eBDFnb / https://archive.md/vMli9 (arsip cadangan).

* TEMPO.CO: “Tentara mengamankan pemuda yang mengenakan kaus bergambar Palu Arit di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, 27 Mei 2016. Pemuda mengenakan kaos berlambang Partai Komunis Indonesia saat berbelanja di pasar Ciputat. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.” (deskripsi foto).

Selengkapnya di “BIN Diminta Cari Penyebar Isu Komunis” https://bit.ly/2zCW5VW / https://archive.md/735Es (arsip cadangan).

======

REFERENSI

(1) https://bit.ly/36O9qXe, artikel-artikel sebelumnya berkaitan dengan periksa fakta dengan tema PKI di turnbackhoax.id.


(2) Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHH (facebook.com/groups/fafhh).