[BENAR] Klarifikasi dari Dinkes terkait Informasi Ramuan Minyak Tanah yang Bisa Mengobati Penyakit Asam Urat, Kolesterol, dan Tekanan Darah Tinggi

Kesehatan Mafindo

[BENAR] Klarifikasi dari Dinkes terkait Informasi Ramuan Minyak Tanah yang Bisa Mengobati Penyakit Asam Urat, Kolesterol, dan Tekanan Darah Tinggi
Narasi

Begni cara mengobati penyakit asam urat,kolestrol,tekanan darah tinggi..

Bahan yg di gunakan..

1.minyak tanah 1 liter

2.garam dapur 1 bks

3.es batu 2 bungkus di hancurkan..Diaduk didalam tempat seperti Poto diatasi lalu rendam kaki kita sampai semampu kita menahan rasa sakitnya..di ulang trus sampai 4 kali setiap hari..Selamat mencoba..

Penjelasan

Unggahan berisi informasi yang menjelaskan ramuan minyak tanah, garam dan es batu dapat mengobati penyakit asam urat, kolestrol, dan tekanan darah tinggi. Disebutkan bahwa seseorang hanya perlu merendam kaki di ramuan tersebut 4 kali setiap hari.

Informasi tersebut beredar luas di media sosial. Berikut contoh pesan yang dikutip dari salah satu unggahan pengguna Facebook:

“Begni cara mengobati penyakit asam urat,kolestrol,tekanan darah tinggi..
Bahan yg di gunakan..
1.minyak tanah 1 liter
2.garam dapur 1 bks
3.es batu 2 bungkus di hancurkan..Diaduk didalam tempat seperti Poto diatasi lalu rendam kaki kita sampai semampu kita menahan rasa sakitnya..di ulang trus sampai 4 kali setiap hari..Selamat mencoba..”

Informasi yang sama juga pernah dimuat oleh laman media daring Bangkapos.com, yang judul artikelnya adalah “Campuran Minyak Tanah, Garam dan Es Batu Sembuhkan Stroke dan Asam Urat” dimuat di tanggal 28 Februari 2016 (http://bangka.tribunnews.com/2016/02/28/campuran-minyak-tanah-garam-dan-es-batu-sembuhkan-stroke-dan-asam-urat).

Menanggapi perihal informasi tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kobar, dr Fachrudin, tidak yakin itu bisa menyembuhkan, seperti dikutip dari laman media daring Prokal.co.

Menurutnya, belum ada penelitian terkait hal itu. Pengobatan alternatif atau tradisional terkadang memang melabrak aturan medis yang terutama dalam pengobatan modern.

”Sebelum melakukan pengobatan maka perlu diketahui terlebih dahulu penyebabnya. Mengapa gangguan kesehatan itu bisa terjadi,” ujarnya, Rabu (2/8) pagi.

Kesimpulan

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kobar, dr Fachrudin, tidak yakin itu bisa menyembuhkan. Menurutnya, belum ada penelitian terkait hal itu. Pengobatan alternatif atau tradisional terkadang memang melabrak aturan medis yang terutama dalam pengobatan modern.
Hasil Periksa fakta

Benar Sumber:

Referensi