[BENAR] “Pelaku Penusukan Ustaz di Depok Telah Belasan Tahun Alami Gangguan Jiwa”

“Lola, kakak Vivi yang tinggal di Blok C di perumahan yang sama menuturkan, adiknya itu memang sudah mengidap gangguan jiwa sejak 2004. “Sejak 2004 sudah mengidap gangguan jiwa saat tinggal di Palu, Sulawesi Tengah, sama suaminya,” ungkap Lola kepada wartawan di Sawangan, Depok. Di Palu, kata Lola, Vivi sempat dirukiah, namun tak juga sembuh. Karena kondisinya itulah, suaminya akhirnya menceraikan Vivi. “Setelah bercerai dia pindah ke Perumahan BSI ini tahun 2011,” jelas Lola.”

KATEGORI
Klarifikasi.

======

SUMBER

(1) Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHH via Messenger.
(2) https://goo.gl/Jk2o6i, sudah dibagikan 42.473 kali ketika tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“Ya Alloh.. ternyata beneran, ada orang gila yang membunuh para ulama, ini kejadian didepan mata, di Perum BSI 1, Imam dan DKM Masjid Darul Muttaqin ditusuk orang gila saat Sholat Subuh pagi tadi, Alhamdulillah pelakunya tertangakp”.

======

REFERENSI
https://goo.gl/HGtLhC, “Pelaku Penusukan Ustaz di Depok Telah Belasan Tahun Alami Gangguan Jiwa

Minggu, 11 Maret 2018 18:00

Abdul Rachman (kiri) mendapat luka gores senjata tajam di bawah telinganya saat salat Subuh di Masjid Darul Muttaqin, Perumahan Bumi Sawangan Indah I, Depok, Minggu (11/3/2018). Warga beberapa kali melihat pelaku (kanan atas dan bawah) yang kerap terlihat salat di sana. ISTIMEWA

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Pelaku penusukan terhadap ustaz di Depok, Vivi diketahui sejak 2004 mengidap gangguan jiwa.

Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto menuturkan, Vivi telah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Akan diperiksa kejiwaannya di sana,” kata Didik di Depok, Minggu (11/3/2018).

Ia mengatakan, dari keterangan warga dan kerabatnya, Vivi dikenal kurang waras. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, Vivi kerap mengamuk dan marah-marah kepada warga sekitar, juga meludahi warga.

“Ia juga sempat memukul korban seminggu sebelumnya,” ujar Didik.

Pemukulan kepada Ustaz Abdul Rachman oleh Vivi, kata Didik, juga terjadi di Masjid Darul Muttaqin usai Salat Asar. Saat kejadian, Ustaz Abdul menjadi imam Salat Asar berjemaah tersebut.

Vivi diketahui tinggal seorang diri di Blok D, Perumahan Bumi Sawangan Indah (BSI), Pengasinan, Sawangan, tak jauh dari lokasi masjid. Ia bergantung atas bantuan kakak dan kerabatnya.

Baca: Pelaku Penusukan Ustaz di Depok Dibawa ke RS Polri

Lola, kakak Vivi yang tinggal di Blok C di perumahan yang sama menuturkan, adiknya itu memang sudah mengidap gangguan jiwa sejak 2004.

“Sejak 2004 sudah mengidap gangguan jiwa saat tinggal di Palu, Sulawesi Tengah, sama suaminya,” ungkap Lola kepada wartawan di Sawangan, Depok.

Di Palu, kata Lola, Vivi sempat dirukiah, namun tak juga sembuh. Karena kondisinya itulah, suaminya akhirnya menceraikan Vivi.

“Setelah bercerai dia pindah ke Perumahan BSI ini tahun 2011,” jelas Lola.

Lola mengaku tak mengetahui pasti penyebab adiknya menjadi kurang waras. Dia membantah ada faktor keluarga dan faktor ekonomi sebagai penyebabnya.

“Sebab, tidak setiap hari adik saya mengalami gangguan jiwa. Hanya sewaktu-waktu saja. Biasanya, kalau dilihat normal-nomal saja. Tapi kalau lagi kerasukan, ya begitu, ngamuk dan marah-marah ke warga,” paparnya.

Baca: Sebelum Tusuk Abdul Rachman, Pelaku Diketahui Sempat Cari Dua Ustaz Lain di Depok

Menurut Lola, tetangga sekitar mengetahui kondisi Vivi.

“Kalau lagi normal, dia ngobrol dan bergaul biasa dengan warga. Tapi kadang kalau kumat ya, warga menyingkir,” cetusnya.

Meski begitu, Lola mengaku kaget saat mendengar adiknya menusuk Ustaz Abdul Rachman.

“Sebelumnya tidak pernah dia mengamuk kalau kumat sampai menusuk. Paling hanya memukul biasa saja,” terang Lola.

Kini Lola mengaku pasrah atas nasib adiknya, dan menyerahkan semuanya ke polisi. (Budi Sam Law Malau)”.

======

Sumber: https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/611634682502404/