[SALAH] “Ini kiriman video betapa dahsyatnya wabah covid 19 di Amerika”

Jenazah dalam video itu meninggal bukan karena terinfeksi virus Corona COVID-19, melainkan karena sebab lain. Jenazah kasus COVID-19 di sana akan dimasukkan ke dalam peti tertutup dan dimakamkan langsung oleh rumah sakit.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Konten yang Menyesatkan
=============================================

Akun Nesya Zahra (fb.com/nesya.zahra.731) mengunggah sebuah video dengan narasi sebagaio berikut:

“Ini kiriman video betapa dahsyatnya wabah covid 19 di Amerika.
Video ini dari murid saya yg tinggal di Amerika. Ini yg diliput di Brooklyn utk mengingatkan semua, jgn menganggap enteng virus covid 19 ini. Mayat2 Muslim diserahkan ke komunitas (Arab) utk dimakamkan karena Pemerintah setempat sudah kewalahan. Komunitas ini menerima mayat puluhan orang perharinya kurang lebih 55 orang. Jenazah2 itu digeletakin begitu saja di ruang kantor menunggu antre untuk dimakamkan. Jadi tolong, sahabat2 di Tanah air jangan anggap enteng virus covid 19 ini, tetap pakai masker,seringlah cuci tangan dan setiap habis dari luar rumah segera mandi. Dan jangan pernah lupa berdoa kepada Allah SWT agar kita senantiasa berada didalam lindunganNYA. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin”

Sumber: https://perma.cc/S5XC-YT6K (Arsip)

=============================================

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, klaim bahwa jenazah-jenazah di video itu adalah jenazah yang meninggal karena terinfeksi virus Corona COVID-19 adalah klaim yang keliru.

Jenazah-jenazah dalam video di atas meninggal bukan karena terinfeksi virus Corona, melainkan karena sebab lain. Jenazah kasus Covid-19 di sana akan dimasukkan ke dalam peti tertutup dan dimakamkan langsung oleh rumah sakit.

Tim CekFakta Tempo menggunakan tool InVID untuk mengekstraksi video tersebut menjadi sejumlah foto. Foto-foto itu kemudian ditelusuri dengan reverse image tool. Dengan cara ini, Tempo memperoleh video dalam versi lengkap yang berdurasi 5 menit 15 detik.

Video itu adalah video milik akun Facebook SHERIFKHORSHEID yang dipublikasikan oleh Youm7.com, sebuah situs berita berbahasa Arab yang berbasis di Mesir, pada 7 April 2020. Video tersebut diunggah dengan keterangan “video tentang jumlah mayat muslim yang menjadi korban Corona sebelum pemakaman mereka di New York”.

Lewat video itu, Tempo memperoleh petunjuk pada menit awal, ketika dua pria yang bercakap-cakap dalam bahasa Arab hendak masuk ke sebuah kantor. Di kaca jendela kantor tersebut, tertera dua nomor telepon. Tempo kemudian mengecek nomor telepon tersebut, yakni 347-262-2744 dan 718-435-6700, ke mesin pencarian Google.

Berdasarkan informasi dari situs Business Directory, nomor telepon itu adalah milik Islamic International Funeral Services atau Layanan Pemakaman Islam Internasional yang beralamat di Pat Marmo, 4123 4th Avenue, Brooklyn, New York.

Melalui penelusuran dengan Google Maps, Tempo mendapati bahwa kantor itu adalah benar kantor Islamic International Funeral Services. Hal ini terlihat dari kesamaan tulisan nomor telepon yang tertera pada kaca jendela kantor serta bangunan yang berada di seberang jalan.

Dalam artikelnya, Youm7.com menjelaskan bahwa video itu direkam oleh Bakr Mansour, warga Yordania, yang memantau jumlah kematian akibat Covid-19 pada kalangan muslim di Amerika. Saat video itu diambil, salah satu staf biro pemakaman mengatakan bahwa kantornya menerima 55 jenazah kasus Covid-19, sepuluh jenazah di antaranya telah dimakamkan. Situs ini juga menjelaskan bahwa 90 persen kematian yang diterima oleh Islamic International Funeral Services adalah karena virus Corona.

Setelah video ini menyebar di media sosial, petugas Islamic International Funeral Services yang berada dalam video itu kemudian membuat klarifikasi. Tempo mendapatkan video klarifikasi tersebut diunggah oleh kanal Abu Ammar di YouTube pada 7 April 2020.

Melalui bantuan Direktur Tempo Institute, Qaris Tajudin, yang merupakan lulusan Universitas Al Azhar Mesir dan bisa berbahasa Arab, diketahui bahwa pria dalam video itu menjelaskan jenazah-jenazah tersebut meninggal bukan karena Covid-19, tapi karena sebab lain.

Menurut pria itu, pasien yang meninggal karena Covid-19 diletakkan dalam peti tertutup dan dikuburkan langsung oleh rumah sakit, tanpa melalui Islamic International Funeral Services. “Jenazah diurus di rumah sakit, dilakukan tayamum, lalu langsung ke pemakaman,” katanya.

Tempo pun sempat mengirimkan pesan ke Islamic International Funeral Services lewat Facebook. Salah satu admin menjawab bahwa video yang viral itu diambil dan diedarkan ke media sosial tanpa kesepakatan. “Maaf, kami tidak dapat mengomentari video itu. Itu diambil tanpa persetujuan kami dan kami menghargai privasi saudara-saudari muslim kami,” katanya pada 13 April 2020.

Dilansir dari Bloomberg, New York menjadi pusat yang terdampak parah dari wabah Covid-19 di Amerika. Departemen Kesehatan setempat menjelaskan bahwa hari Minggu kemarin, 12 April 2020, merupakan hari keenam berturut-turut di mana kematian mencapai lebih dari 700 orang. Hingga kini, total kematian di New York telah mencapai 9.385 orang dengan jumlah yang terinfeksi mencapai 188.694 orang.

Dikutip dari NY Daily News, tingginya kematian akibat Covid-19 memang menyebabkan rumah duka kewalahan melayani permintaan untuk pemakaman dan pembakaran jenazah. “Setiap lingkungan, kelompok etnis, kelompok agama, mereka semua dibanjiri (jenazah),” kata John D’Arienzo, pengelola rumah duka Brooklyn dan Presiden Asosiasi Direktur Pemakaman Metropolitan di New York. “Ini yang terburuk yang pernah kulihat.”

REFERENSI
https://cekfakta.tempo.co/fakta/729/fakta-atau-hoaks-benarkah-ini-video-jenazah-muslim-di-new-york-yang-meninggal-karena-corona
https://www.facebook.com/watch/?v=1407571296090123
https://www.youm7.com/story/2020/4/7/فيديو-مؤثر-لتكدس-جثامين-المسلمين-ضحايا-كورونا-قبل-دفنهم-فى/4710709
https://bizstanding.com/directory/NY/IS/232/
https://www.google.com/maps/@40.6508252,-74.007694,3a,75y,79.64h,78.08t/data=!3m6!1e1!3m4!1sRBiRIUCLmRUrf8_lYKpXcw!2e0!7i16384!8i8192
https://www.youtube.com/watch?v=AUwnaZdC48A&feature=youtu.be
https://www.bloomberg.com/news/articles/2020-04-12/new-york-s-daily-virus-death-toll-falls-to-758-cuomo

About Adi Syafitrah 971 Articles
Pemeriksa Fakta Mafindo